Berita

Direktur Intelligence National Security Studies (INSS) Stepi Anriani (Foto: Istimewa)

Politik

Analis: Pendekatan Indonesia Hadapi Konflik Global Sudah Jernih

SABTU, 14 MARET 2026 | 12:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Indonesia dinilai telah mengambil sikap yang relatif jernih dalam merespons dinamika konflik global yang melibatkan sejumlah kekuatan besar. 

Pendekatan yang berhati-hati dan tidak tergesa-gesa untuk berpihak secara langsung dipandang sebagai langkah paling realistis untuk menjaga kepentingan nasional.

Direktur Intelligence National Security Studies (INSS) Stepi Anriani menilai posisi Indonesia saat ini masih sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, yakni tetap menjaga keseimbangan dalam menghadapi konflik antarnegara tanpa kehilangan kepentingan strategisnya.


“Bebas aktif dan non-blok ini bukan berarti kita jadi 'banci'. Artinya ketika Bung Hatta menciptakan non-blok bebas aktif itu adalah kita boleh membela A di konflik X, membela B di konflik Y,” kata Stepi di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2026.

Menurut dia, pendekatan tersebut memungkinkan Indonesia untuk tetap fleksibel dalam merespons situasi geopolitik yang berubah-ubah, sekaligus menghindari keterlibatan langsung dalam konflik yang dapat merugikan stabilitas nasional.

Dalam konteks konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, Stepi menilai pemerintah perlu menjaga kehati-hatian karena dinamika geopolitik tidak selalu berkaitan dengan isu agama atau ideologi, melainkan lebih banyak dipengaruhi kepentingan strategis negara.

“Karena ini bukan masalah agama, bukan masalah mazhab atau apa ya. Ini adalah masalah geopolitik. Dan dalam geopolitik tidak ada halal haram. Yang ada adalah national interest, apa keamanan nasional yang harus dijaga,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan pemerintah Indonesia yang tidak terburu-buru mengambil posisi konfrontatif merupakan langkah yang realistis di tengah kompleksitas konflik global saat ini.

Menurut Stepi, Presiden Prabowo Subianto dinilai memahami dinamika geopolitik tersebut sehingga memilih memainkan langkah yang lebih hati-hati dalam menjaga hubungan diplomatik dengan berbagai negara.

“Kita sebetulnya berpikir jernih. Tapi saya rasa Presiden Pak Prabowo paham sekali geopolitik dan beliau juga memainkan langkahnya dengan hati-hati betul,” kata Stepi.

Ia menambahkan, pendekatan yang mengedepankan kehati-hatian tersebut penting agar Indonesia tidak terseret lebih jauh ke dalam konflik antarnegara yang berpotensi menimbulkan dampak luas, baik terhadap stabilitas nasional maupun kepentingan strategis Indonesia di kawasan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya