Berita

Mantan Penyidik KPK, Novel Baswedan. (Youtube LBH Indonesia)

Politik

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diminta Jadi Perhatian Presiden

SABTU, 14 MARET 2026 | 11:17 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus diminta mendapat perhatian langsung dari Presiden agar proses pengusutannya berjalan serius dan menyeluruh.

Dukungan dari kepala negara dinilai penting untuk memperkuat langkah kepolisian dalam mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam serangan tersebut.

Mantan penyidik KPK Novel Baswedan menilai kasus ini tidak bisa dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Ia menyebut serangan tersebut memiliki dampak besar karena menyasar sosok yang dikenal kritis dan aktif memperjuangkan kepentingan publik.


“Andrie Yunus orang baik. Dia orang yang berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya dia. Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak,” kata Novel Baswedan, dikutip dari YouTube LBH Indonesia, Sabtu, 14 Maret 2026. 

Novel mengatakan serangan yang dilakukan dengan menyiramkan air keras ke wajah korban menunjukkan tingkat kekerasan yang serius. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi menyebabkan luka permanen bahkan mengancam keselamatan korban.

Ia juga menilai peristiwa itu diduga tidak dilakukan secara spontan. Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang sempat ia lihat, pola serangan mengindikasikan adanya koordinasi di lapangan.

“Dari CCTV-nya saya perhatikan, saya yakin pelakunya terorganisir. Pelakunya enggak satu motor yang berdua itu enggak. Terorganisir. Ada simbol-simbol yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang itu begitu terorganisir,” ujarnya.

Karena itu, Novel menekankan pentingnya pengusutan yang tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga menjangkau pihak yang diduga menjadi aktor di balik peristiwa tersebut. Ia menilai dukungan dari Presiden diperlukan agar aparat penegak hukum dapat bekerja secara maksimal.

“Oleh karena itu, saya juga mendesak kepada Pak Presiden agar memberikan perhatian kepada perkara ini dan memberikan dukungan kepada polisi untuk bisa mengusut dengan sungguh-sungguh agar semua pelakunya bisa diberikan hukuman yang seberat-beratnya,” kata Novel.

Ia berharap proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan menyeluruh sehingga seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban. Menurutnya, penanganan yang tegas diperlukan agar kasus serupa tidak kembali terulang.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya