Berita

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

JUMAT, 13 MARET 2026 | 22:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Cadangan beras nasional dilaporkan berada dalam kondisi sangat aman.

Kepastian itu disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Dalam laporannya, Mentan menyebut cadangan beras nasional saat ini telah mencapai sekitar 4 juta ton dan diperkirakan meningkat signifikan hingga 5 juta ton dalam waktu dekat. 


Amran menilai capaian tersebut sebagai yang tertinggi dalam sejarah cadangan beras nasional dan bisa mencukupi kebutuhan beras hingga akhir tahun ini. 

“Hari ini mencapai 4 juta ton, data dua hari lalu sudah 4 juta ton dan kemungkinan bulan depan sudah mencapai 5 juta ton, Bapak Presiden. Ini tertinggi cadangan kita, ini cukup untuk 324 hari, sampai akhir tahun cukup cadangan kita sekarang untuk beras,” paparnya. 

Selain beras, Amran juga melaporkan perkembangan positif pada komoditas strategis lainnya. Salah satunya adalah peningkatan ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil yang mengalami lonjakan signifikan dan turut memperkuat kinerja ekspor sektor pertanian.

“Ada kabar menarik Bapak Presiden, CPO kita, ekspor kita naik 6 juta ton. Sedangkan kita butuh untuk biofuel 5,3 juta ton, jadi alhamdulillah naik,” ungkapnya.

Di sisi lain, sektor pertanian juga mencatatkan kontribusi penting terhadap perekonomian nasional. Amran menyebut produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian mencapai 5,74 persen, yang menjadi capaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

“PDB sektor pertanian ini tertinggi selama 25 tahun, 5,74 persen PDB sektor pertanian. Kemudian NTP (Nilai Tukar Petani), tingkat kesejahteraan petani, tertinggi selama 33 tahun,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya