Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Bahlil Buka Opsi WFH untuk Hemat BBM seperti Filipina dan Vietnam

JUMAT, 13 MARET 2026 | 11:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah membuka kemungkinan menerapkan kebijakan work from home (WFH) sebagai salah satu opsi untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah ketidakpastian pasokan energi global.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah saat ini sedang mengkaji berbagai alternatif kebijakan efisiensi energi, termasuk skema kerja jarak jauh seperti yang diterapkan sejumlah negara di Asia.

“Di kita, lagi sedang kita melakukan excercise, semua alternatif-alternatif yang akan kita pakai untuk kebaikan negara kita, sekaligus untuk mendorong efisiensi pemakaian bahan bakar,” ujarnya dalam sebuah pernyataan di Jakarta, seperti dikutip Jumat, 13 Maret 2026.


Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final terkait penerapan kebijakan tersebut. Pemerintah masih memantau perkembangan situasi global yang dinilai sangat dinamis.

“Tapi belum ada keputusan yang pasti, karena semua alternatif dalam kondisi yang tidak stabil begini. Harus kita mencari berbagai alternatif-alternatif,” tegasnya.

Krisis energi akibat perang di Iran mulai mendorong sejumlah negara Asia mengaktifkan kembali kebijakan kerja jarak jauh guna menekan konsumsi bahan bakar. 

Pemerintah Thailand, misalnya, meminta pegawai sektor publik yang tidak berada di lini pelayanan langsung untuk bekerja dari rumah serta mengatur penggunaan pendingin ruangan agar lebih hemat energi.

Sementara itu, pemerintah Filipina menetapkan skema kerja empat hari di kantor bagi pegawai negeri. Instansi pemerintah diminta menentukan satu hari kerja dari rumah atau memadatkan jam kerja menjadi empat hari dalam sepekan guna mengurangi mobilitas.

Langkah serupa juga diambil di Pakistan, di mana Perdana Menteri Shehbaz Sharif mewajibkan setengah pegawai sektor publik bekerja dari rumah dan mendorong sektor swasta melakukan hal yang sama. 

Di Vietnam, pemerintah bahkan mengimbau masyarakat bekerja secara daring dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya