Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Merah: Nikkei Anjlok

JUMAT, 13 MARET 2026 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka melemah pada Jumat, 13 Maret 2026, setelah lonjakan tajam harga minyak dunia memicu kekhawatiran investor terhadap dampak ekonomi dari konflik yang semakin memanas di Timur Tengah. 

Dikutip dari CNBC International, indeks S&P/ASX 200 di Australia turun sekitar 0,3 persen pada awal perdagangan. 

Di Jepang, indeks Nikkei 225 anjlok sekitar 2 persen, sementara indeks yang lebih luas, TOPIX, melemah 1,4 persen. Saham perusahaan otomotif Honda Motor menjadi salah satu penekan terbesar setelah perusahaan itu memperkirakan akan mencatat kerugian tahunan pertama dalam hampir 70 tahun.


Tekanan juga terjadi di Korea Selatan. Indeks Kospi turun hampir 3 persen, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melemah hampir 2 persen. 

Di Hong Kong, kontrak berjangka menunjukkan indeks Hang Seng Index berpotensi dibuka lebih rendah, dengan level indikatif sekitar 25.467 dibanding penutupan sebelumnya di 25.716,76.

Lonjakan harga minyak menjadi pemicu utama gejolak pasar. Harga minyak global melonjak lebih dari 9 persen pada perdagangan sebelumnya. Minyak mentah Brent ditutup di atas 100 Dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak Agustus 2022, sementara West Texas Intermediate (WTI) mendekati 96 dolar AS per barel. 

Ketegangan meningkat setelah pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa Selat Hormuz harus tetap ditutup dan Teheran siap membuka front perang baru jika konflik terus berlanjut. Situasi ini membuat investor khawatir pasokan energi global akan terganggu dan meningkatkan risiko perlambatan ekonomi dunia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya