Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah Bersama DEN dan Sejumlah Menteri

KAMIS, 12 MARET 2026 | 12:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan pimpinan dan anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) serta sejumlah menteri di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026. 

Menurut laporan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya diskusi tersebut menyoroti potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia, termasuk kemungkinan pengaruhnya terhadap stabilitas ekonomi nasional.

“Presiden Prabowo menerima Ketua dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi global, termasuk potensi dampak eskalasi konflik Timur Tengah terhadap perekonomian dunia dan Indonesia, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026,” ungkap Teddy dalam keterangan tertulis pada Kamis, 12 Maret 2026. 


Dalam pertemuan tersebut, pemerintah juga memaparkan kondisi pasokan energi nasional yang saat ini masih berada dalam situasi aman. 

Pemerintah disebut terus memantau dinamika harga energi global agar dampaknya terhadap perekonomian domestik tetap terkendali.

“Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa pasokan BBM dan gas nasional dalam kondisi mencukupi. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampaknya terhadap APBN tetap terkendali,” paparnya.

Selain membahas stabilitas energi, Prabowo turut menekankan pentingnya memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui kebijakan strategis. 

Salah satu fokus yang disorot adalah percepatan upaya swasembada energi serta penguatan transformasi digital di sektor pemerintahan.

“Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi serta memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui pilot digitalisasi penyaluran bantuan sosial, untuk meningkatkan efisiensi belanja negara,” kata Teddy.

Di akhir pertemuan, Presiden RI juga meminta seluruh jajaran pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika global yang terus berkembang.

“Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi global dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga,” tandasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya