Berita

Representative Image (Foto: X)

Global

Telepon MBS, Prabowo Soroti Bahaya Eskalasi Militer di Timur Tengah

KAMIS, 12 MARET 2026 | 12:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dilaporkan melakukan pembicaraan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). 

Informasi terkait percakapan itu disampaikan melalui unggahan akun X Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kerajaan Arab Saudi yang dikutip pada Kamis, 12 Maret 2026.

“Yang Mulia Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota dan Perdana Menteri, menerima telepon dari Presiden Prabowo Subianto dari Republik Indonesia hari ini," ungkap laporan itu. 


Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin negara menyoroti meningkatnya ketegangan militer di kawasan yang berpotensi memicu dampak luas terhadap stabilitas regional.

“Yang Mulia Putra Mahkota dan Presiden Indonesia membahas eskalasi militer regional melalui telepon," kata Kemlu Saudi.

Prabowo pada kesempatan itu menegaskan pentingnya segera menghentikan aksi militer yang dapat memperburuk situasi keamanan.

“Presiden Indonesia menekankan perlunya penghentian segera aksi militer di kawasan tersebut, dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan merusak keamanan dan stabilitasnya," demikian pernyataan Arab Saudi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya