Berita

Suasana loket tiket bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Terminal di Jakarta Bersiap Hadapi Lonjakan Pemudik

KAMIS, 12 MARET 2026 | 11:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menghadapi lonjakan penumpang pada musim mudik, sejumlah terminal di Jakarta mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut masa angkutan Lebaran 2026.

Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan (UPTAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Zulkifli mengatakan, terdapat tiga terminal utama dan tiga terminal bantuan yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Idulfitri.

Masa angkutan Lebaran tahun ini berlangsung mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026. Ia menyebut, terdapat dua puncak arus mudik dan dua puncak arus balik pada periode tersebut.


Puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada 13 Maret 2026 yang bertepatan dengan awal libur sekolah. Sementara puncak arus mudik kedua diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 yang didominasi oleh pekerja, aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, maupun karyawan swasta.

“Untuk puncak mudik pertama tanggal 13 Maret karena sudah mulai libur sekolah. Kemudian puncak kedua tanggal 18 Maret yang biasanya diisi oleh para pekerja,” ungkapnya, Kamis, 12 Maret 2026.

Sementara itu, arus balik juga diperkirakan terbagi menjadi dua tahap. Puncak arus balik pertama diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026, sementara puncak kedua pada 28 Maret 2026.

Menurut Zulkifli, pembagian puncak arus balik tersebut disebabkan adanya perbedaan jadwal kembali antara pekerja dan pelajar.

“Untuk tanggal 24 Maret biasanya para pegawai sudah mulai kembali bekerja. Sedangkan tanggal 28 atau 29 biasanya para pelajar yang kembali karena posko angkutan Lebaran ditutup pada 29 Maret,” katanya.

Ia mengatakan, pembagian arus mudik dan arus balik menjadi dua tahap juga berdampak pada pola pelayanan di terminal. Masa layanan menjadi lebih panjang karena terdapat dua periode puncak perjalanan.

Namun demikian, pembagian waktu tersebut merupakan salah satu strategi untuk mengurangi penumpukan penumpang di terminal dan memastikan pelayanan angkutan Lebaran berjalan lebih lancar.

“Strategi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan pemudik sehingga tidak terpusat pada satu hari tertentu. Bayangkan jika itu dilakukan atau antara anak sekolah dan para pekerja disamakan maka akan lebih membludak lagi, akan jauh lebih padat,” jelasnya.

Adapun terminal utama yang disiapkan yakni, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok. Sementara, tiga terminal bantuan berada di Terminal Lebak Bulus, Terminal Muara Angke, dan Terminal Grogol.

Ia menjelaskan, sebenarnya terdapat tujuh terminal utama di Jakarta. Namun, dari jumlah tersebut hanya enam terminal yang berada dalam kewenangan UPTAJ. Adapun Terminal Terpadu Pulogebang memiliki pengelolaan tersendiri sehingga tidak masuk dalam kewenangan UPTAJ.

“Untuk tahun 2026 ada tiga terminal utama dan tiga terminal bantuan. Terminal bantuan ini disiapkan apabila terminal utama mengalami kepadatan penumpang,” tandasnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya