Berita

Aksi massa di depan Mabes Polri. (Foto: RMOL/Bonfilio)Penegakan Hukum

Hukum

Pendekatan Humanis Polisi Layak Jadi Role Model Penanganan Demo

KAMIS, 12 MARET 2026 | 09:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepolisian Negara Republik Indonesia menerapkan pendekatan humanis dalam mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa, LSM, dan massa buruh yang berlangsung di Jakarta pada 6–8 Maret 2026. 

Aparat hadir dengan cara yang lebih persuasif, bahkan sejumlah personel terlihat mengenakan kopiah dan sorban di tengah suasana Ramadan, sehingga menciptakan atmosfer pengamanan yang lebih sejuk tanpa kesan represif.

Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Claudian Kanigia menilai pola pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian dalam aksi tersebut patut diapresiasi.


“Pendekatan humanis dalam menghadapi massa aksi unjuk rasa seperti ini perlu dijadikan role model dalam penanganan aksi unjuk rasa di masa mendatang. Keamanan dan ketertiban umum dapat tetap terjaga tanpa harus mengedepankan pendekatan represif,” ujar Claudian, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia berharap pola pendekatan humanis yang ditunjukkan aparat kepolisian dapat diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran kepolisian di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, pendekatan yang persuasif, dialogis, dan menghormati hak asasi manusia tidak hanya menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Diketahui para mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta bersama sejumlah organisasi masyarakat dan kelompok buruh menyampaikan aspirasi mereka secara bergantian melalui orasi. Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah kecaman terhadap agresi Amerika Serikat terhadap Iran.

Selain itu, massa aksi juga mendesak Presiden Prabowo Subianto agar keluar dari keanggotaan Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat. Menurut mereka, langkah tersebut perlu dipertimbangkan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian menjaga jalannya demonstrasi dengan pendekatan yang lebih persuasif. Suasana aksi pun tetap kondusif tanpa ketegangan berarti antara massa dan aparat keamanan.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya