Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOLJateng)

Politik

Pemerintah Diminta Percepat Perbaikan Jalan Berlubang Jelang Arus Mudik

RABU, 11 MARET 2026 | 13:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah didesak segera mempercepat kesiapan infrastruktur dan armada transportasi menjelang arus mudik Lebaran 2026. 

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Sudjatmiko, menekankan perbaikan ruas jalan yang rusak akibat curah hujan tinggi serta penambahan kapasitas angkutan di titik-titik krusial penyeberangan.

“Kami meminta pemerintah semakin mematangkan persiapan infrastruktur maupun transportasi. Keselamatan pemudik harus menjadi prioritas absolut. Jalan berlubang harus segera ditutup dan sambungan jembatan yang rusak wajib diperbaiki sebelum volume kendaraan meningkat tajam,” ujar Sudjatmiko di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.


Dia menjelaskan bahwa berdasarkan evaluasi angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, tren kecelakaan berhasil turun sebesar 7 persen. Namun, tantangan mudik Lebaran diprediksi jauh lebih besar mengingat 90 persen kendaraan dari Jabodetabek akan bergerak serentak ke arah timur. 
“Artinya persiapan harus jauh lebih matang, karena jumlah pemudik jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Libur Nataru,” katanya. 

Politikus PKB ini menyoroti rencana penambahan armada di sektor laut, di mana jumlah kapal feri direncanakan melonjak dari 40 menjadi 80 unit untuk mengurai kepadatan di pelabuhan. Di sektor udara dan kereta api, ia juga meminta adanya penambahan frekuensi penerbangan serta gerbong tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

Selain kapasitas angkutan, Sudjatmiko mengingatkan bahwa titik rawan kecelakaan sering kali muncul menjelang waktu berbuka puasa di ruas jalan tol. Ketersediaan rest area dan pasokan BBM yang stabil menjadi kunci untuk menghindari penumpukan kendaraan yang berbahaya.

“Biasanya titik rawan kecelakaan terjadi menjelang waktu berbuka puasa. Karena itu, kapasitas rest area di ruas tol yang padat perlu ditambah, dan pasokan BBM harus dipastikan aman agar tidak menimbulkan kendala bagi pemudik,” tegasnya.

Sudjatmiko juga memberikan catatan khusus terkait cuaca ekstrem yang masih membayangi berbagai wilayah. Ia mendukung langkah modifikasi cuaca di sejumlah provinsi kunci seperti Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta meminta koordinasi intensif dengan BMKG untuk sektor penerbangan dan pelayaran.

“Pemerintah perlu terus berkoordinasi dengan BMKG untuk pembaruan informasi cuaca secara berkala. Hal ini sangat penting, terutama bagi keselamatan sektor penerbangan dan pelayaran di tengah cuaca yang masih fluktuatif,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya