Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

KSP Lapor Lebih dari 13 Juta Orang Daftar Cek Kesehatan Gratis

RABU, 11 MARET 2026 | 13:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus menjangkau masyarakat luas. 

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari pada Rabu, 11 Maret 2026 mencatat hingga Minggu, 8 Maret 2026, terdapat 13,8 juta orang mendaftar CKG, sementara 13 juta di antaranya telah menerima layanan. 

“Jumlah yang mendapat untuk mendapat layanan CKG adalah 13.826.978 orang. Ini yang total, ya. Dan yang sudah melaksanakan CKG atau menerima manfaat sebanyak 13.051.027 orang,” ujar Qodari dalam konferensi pers di Jakarta. 


Dikatakan Qodari, secara kumulatif pada periode Januari hingga Februari 2026, program CKG telah melayani 10.563.593 orang di 9.543 puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. 

Dari total peserta tersebut, sebanyak 714.808 orang atau sekitar 8,6 persen telah mendapatkan penanganan pengobatan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Sementara lebih dari 7,5 juta peserta lainnya masih dalam proses tindak lanjut oleh tenaga kesehatan," tambahnya. 

Untuk mencapai target ambisius sebanyak 130 juta penerima manfaat atau sekitar 46 persen dari total populasi, pemerintah memperluas pelaksanaan program dengan melibatkan sekitar 10.300 puskesmas di seluruh tanah air. 

Selain itu, pemerintah turut mengintegrasikan program CKG dengan agenda pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026. 

Hingga 9 Maret 2026, tercatat sebanyak 338 pengemudi bus telah menjalani pemeriksaan CKG di 16 pool perusahaan otobus dan terminal yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya