Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi Nasdem, Ahmad Sahroni. (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Politik

Kitabisa Siap Salurkan Gaji Sahroni ke Pihak yang Membutuhkan

SELASA, 10 MARET 2026 | 18:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Platform penggalangan dana Kitabisa mengonfirmasi kesiapan menyalurkan donasi yang bersumber dari gaji Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi Nasdem, Ahmad Sahroni kepada masyarakat yang membutuhkan.

Co-Founder Kitabisa, Vikra Ijaz mengatakan pihaknya telah dihubungi oleh tim Sahroni terkait rencana penyaluran gaji tersebut.

“Ya, tim beliau (Ahmad Sahroni) sudah kontak. Rencana akan bikin halaman Kitabisa untuk transparansi penyaluran donasi beliau,” kata Vikra kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.


Menurut dia, mekanisme penyaluran dana nantinya akan dilakukan secara terbuka seperti penggalangan dana lain yang ada di platform Kitabisa, sehingga publik dapat memantau proses distribusinya.

Terkait tujuan penyaluran dana, Vikra menyebut pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan tim Sahroni setiap kali akan menyalurkan bantuan.

“Akan berkoordinasi dengan tim beliau setiap kali mau penyaluran donasi. Semuanya akan ditampilkan transparan seperti halaman Kitabisa pada umumnya,” jelasnya.

Namun demikian, hingga saat ini Kitabisa belum membeberkan secara rinci mengenai sektor atau pihak yang akan menjadi penerima bantuan dari donasi tersebut.

“Belum diinformasikan detailnya. Yang pasti Kitabisa akan merekomendasikan penggalangan atau isu yang urgent dibantu,” pungkas Vikra.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi Nasdem, Ahmad Sahroni berkomitmen menyumbangkan seluruh gajinya sebagai anggota DPR kepada platform penggalangan dana Kitabisa hingga akhir masa jabatan pada 2029.

Komitmen itu disampaikan Sahroni setelah kembali aktif menjalankan tugasnya di DPR RI, sejak Februari 2026.

Menurut Sahroni, gaji yang diterimanya sebagai anggota DPR akan disalurkan sepenuhnya melalui Yayasan Kitabisa agar dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Gaji gue sebagai anggota DPR mau gue serahkan ke yayasan Kitabisa. Agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya membantu mereka-mereka yang butuh,” kata Sahroni kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Sahroni menjelaskan, penyaluran melalui Kitabisa dipilih karena dinilai lebih transparan dan terbuka kepada publik dibandingkan menyalurkan bantuan secara pribadi.

“Karena ini sifatnya transparan, yayasan yang terbuka, kita serahkan itu kepada Kitabisa biar lebih enak,” pungkasnya.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya