Berita

Ilustrasi Prediksi Cuaca Lebaran 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Cuaca Saat Mudik Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

SELASA, 10 MARET 2026 | 17:00 WIB | OLEH: TIFANI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Idulfitri 2026 di Indonesia masih didominasi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah. Kondisi ini diperkirakan masih dapat terjadi menjelang periode mudik Lebaran dan berlanjut hingga April 2026.

Melalui laman resminya, BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di berbagai daerah selama masa mudik maupun arus balik Lebaran. Menurut BMKG, kondisi tersebut dipengaruhi oleh kombinasi sejumlah dinamika atmosfer yang masih aktif di wilayah Indonesia. 

Faktor-faktor ini menyebabkan potensi hujan diperkirakan masih cukup tinggi hingga periode Idul Fitri. Dalam proyeksinya, BMKG membagi potensi hujan selama Maret 2026 menjadi tiga periode.


Pada 1–10 Maret, hujan ringan hingga sedang diperkirakan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Meski demikian, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, pada periode 11–20 Maret serta 21–31 Maret 2026, kondisi cuaca diperkirakan masih didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, peluang hujan lebat tetap berpotensi terjadi di sejumlah wilayah seperti Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan.

BMKG juga memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami curah hujan kategori menengah hingga tinggi sepanjang Maret. Bahkan, beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah berpeluang mengalami curah hujan dengan kategori sangat tinggi.

Prediksi Cuaca April 2026

Memasuki April 2026, intensitas hujan diperkirakan masih berada pada kategori menengah hingga tinggi di sejumlah wilayah. Meski demikian, secara bertahap beberapa daerah mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer yang masih aktif, seperti pengaruh Monsun Asia, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), serta gelombang atmosfer yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan. Selain itu, BMKG juga memantau potensi pembentukan bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia, termasuk Bibit Siklon 90S yang terdeteksi di Samudra Hindia barat daya Lampung.

Potensi Cuaca Ekstrem saat Mudik Lebaran

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan sejumlah potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Salah satunya adalah pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat, badai guntur, kilat atau petir, hingga hembusan angin kencang.

Fenomena tersebut juga berpotensi menimbulkan turbulensi di jalur penerbangan serta kondisi berbahaya di area bandara. Di sektor kelautan, BMKG memperkirakan potensi gelombang laut kategori sedang dengan tinggi sekitar 1,25 hingga 2,5 meter pada periode Maret hingga April.

Gelombang tersebut berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Aceh hingga barat Lampung, perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, serta perairan utara Maluku hingga Papua. Selain itu, BMKG juga mengingatkan potensi banjir pesisir atau rob akibat kombinasi fase Bulan Baru pada 19 Maret 2026 dan fase Perigee pada 22 Maret 2026 yang dapat meningkatkan pasang air laut di sejumlah wilayah pesisir.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya