Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)

Politik

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

SELASA, 10 MARET 2026 | 16:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program kolaborasi antara Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dan Program Keluarga Harapan (PKH) kembali diluncurkan untuk ketiga kalinya. Kali ini kegiatan tersebut digelar di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa, 10 Maret 2026.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya transformasi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi anggota Kopdes/Kel Merah Putih sebagai langkah strategis pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Dengan keberadaan Kopdes Merah Putih Gejugjati maka program Perlindungan Sosial yang selama ini dilakukan di Desa Gejugjati oleh Kementerian Sosial (Kemensos)dapat dilanjutkan.


Ia berharap setelah para penerima program dari Kemensos seperti PKH, Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Sembako dan program lainnya menjadi anggota koperasi dapat meningkat derajat hidup dan kesejahteraannya. Dengan demikian maka para penerima manfaat program dapat menjadi keluarga yang mandiri di masa mendatang.

"Kalau semua penerima manfaat PKH dan sembako menjadi anggota Kopdes, maka ini bisa meringankan tugas Kemensos untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mudah-mudahan ikhtiar ini menjadi terobosan dan bisa kita lakukan di banyak tempat," kata Ferry dalam sambutannya.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis kartu anggota Kopdes/Kel Merah Putih, buku simpanan keluarga penerima manfaat PKH, bantuan sembako, ayam petelur, serta modal kerja dari BNI dan Bank Jatim masing-masing senilai Rp20 juta. 

Selain itu, Pupuk Indonesia menyerahkan 1 ton pupuk non-subsidi, sementara Perum Bulog dan ID Food memberikan perangkat komputer, printer, dan paket sembako.

Ferry kembali menegaskan bahwa sejumlah manfaat akan didapatkan para keluarga penerima manfaat program PKH ketika menjadi anggota Kopdes/Kel Merah Putih. Mereka dipastikan akan memperoleh kemudahan untuk mendapatkan berbagai komoditas bersubsidi seperti pupuk, gas LPG dan komoditas lainnya melalui Kopdes.

Bahkan selain menjadi konsumen, para penerima manfaat PKH akan mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) di setiap akhir periode. SHU ini merupakan akumulasi dari seluruh transaksi anggota Kopdes dan masyarakat umum ketika melakukan transaksi di Kopdes.

"Ketika kopdes punya profit, akan dibagikan kembali ke bapak ibu melalui SHU. Dengan begitu akan mengangkat derajat hidupnya dari desil 1 ke desil 2 dan seterusnya,” jelas Menkop Ferry.

Ia juga menegaskan bahwa Presiden Presiden Prabowo Subianto tidak ingin masyarakat desa dan kelurahan hanya sekadar menjadi penerima manfaat program sosial. Melalui keberadaan Kopdes/Kel Merah Putih ini, mereka ditransformasikan menjadi pelaku ekonomi. 

"Mereka didorong menjadi pelaku ekonomi, dan sekarang sudah dibuatkan badan usahanya, namanya koperasi desa kelurahan Merah Putih,” ujarnya.

Menkop menjelaskan bahwa pembangunan gerai Kopdes/ Kel Merah Putih dilakukan secara masif. Berdasarkan data dari PT Agrinas Pangan Nusantara yang bersinergi dengan TNI, pembangunan gerai, gudang dan sarana pendukung lainnya sudah ada sekitar 32 ribu. Dari jumlah itu, yang dinyatakan telah selesai 100 persen sebanyak 2.200 di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat menjadi anggota koperasi akan meningkat signifikan jika program ini dijalankan di seluruh desa. Kopdes, menurutnya, adalah instrumen pemberdayaan yang nyata.

Ferry juga menekankan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih diarahkan untuk menjadi offtaker produk masyarakat. Ia menyebutkan, Kemenkop akan mendorong agar produk UMKM lokal di Pasuruan maupun Jawa Timur dapat diinkubasi, dikurasi, hingga mendapatkan pembiayaan. Produk-produk tersebut nantinya akan dipasarkan melalui gerai Kopdes/Kel Merah Putih.

β€œItu gunanya koperasi desa, menjadi offtaker dari produk masyarakat apakah peternakan, UMKM, kerajinan, kuliner, dan lain-lain,” paparnya.

Menkop berpesan agar Kopdes Merah Putih di Gejugjati dapat dioptimalkan dan dikelola secara profesional. Hal ini penting dilakukan karena Kopdes/Kel Merah Putih bukan sekadar program pemerintah melainkan sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di desa/kelurahan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya