Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto memastikan ketahanan energi nasional masih berada dalam kondisi aman meski situasi geopolitik global memanas akibat konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Menurut Prabowo, berbagai komoditas pertanian yang dimiliki Indonesia berpotensi besar untuk diolah menjadi sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak (BBM).
Tanaman seperti kelapa sawit, singkong, hingga jagung bahkan disebut mampu menjadi basis energi nasional di masa depan.
"Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita. Dari kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu," ujar Presiden dalam sebuah pernyataan di peresmian 218 jembatan secara virtual, seperti dikutip Selasa, 10 Maret 2026.
Selain energi, Prabowo juga menyinggung kondisi pangan nasional yang dinilainya berada dalam situasi relatif aman.
Ia menegaskan bahwa kekayaan alam yang dimiliki Indonesia menjadi anugerah besar yang harus disyukuri, terutama ketika banyak negara menghadapi tekanan akibat kenaikan harga energi global.
"Kita sangat bersyukur atas karunia yang mahakuasa yang bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada pangan. Dalam keadaan harga BBM, kita bersyukur bahwa swasembada (energi) hampir kita capai, kita sudah sampai swasembada beras," kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu khawatir menghadapi ketidakpastian global.
Berdasarkan berbagai data yang dipelajarinya, Indonesia justru masih memiliki potensi kekayaan alam yang terus ditemukan dari waktu ke waktu.
"Saya sudah melihat dan saya sudah mempelajari angka-angka, setiap hari kita temukan terus kekayaan-kekayaan baru. Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutupi itu, tapi perkiraan saya kita akan keluar dari dalam keadaan krisis ini dengan lebih kuat, makmur, dan lebih mampu berdikari," terangnya.
Di akhir pernyataannya, Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang terus mendukung berbagai program pemerintah pusat, termasuk upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi nasional.
"Bersatu kita kuat, bersatu kita akan keluar dalam keadaan yang lebih baik. Terima kasih, teruskan pengabdianmu yang luar biasa ini," pungkasnya.