Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Sawit hingga Jagung Bisa Jadi Sumber Energi Nasional di Tengah Perang

SELASA, 10 MARET 2026 | 14:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memastikan ketahanan energi nasional masih berada dalam kondisi aman meski situasi geopolitik global memanas akibat konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. 

Menurut Prabowo, berbagai komoditas pertanian yang dimiliki Indonesia berpotensi besar untuk diolah menjadi sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak (BBM). 

Tanaman seperti kelapa sawit, singkong, hingga jagung bahkan disebut mampu menjadi basis energi nasional di masa depan.


"Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita. Dari kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu," ujar Presiden dalam sebuah pernyataan di peresmian 218 jembatan secara virtual, seperti dikutip Selasa, 10 Maret 2026.

Selain energi, Prabowo juga menyinggung kondisi pangan nasional yang dinilainya berada dalam situasi relatif aman. 

Ia menegaskan bahwa kekayaan alam yang dimiliki Indonesia menjadi anugerah besar yang harus disyukuri, terutama ketika banyak negara menghadapi tekanan akibat kenaikan harga energi global.

"Kita sangat bersyukur atas karunia yang mahakuasa yang bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada pangan. Dalam keadaan harga BBM, kita bersyukur bahwa swasembada (energi) hampir kita capai, kita sudah sampai swasembada beras," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu khawatir menghadapi ketidakpastian global. 

Berdasarkan berbagai data yang dipelajarinya, Indonesia justru masih memiliki potensi kekayaan alam yang terus ditemukan dari waktu ke waktu.

"Saya sudah melihat dan saya sudah mempelajari angka-angka, setiap hari kita temukan terus kekayaan-kekayaan baru. Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutupi itu, tapi perkiraan saya kita akan keluar dari dalam keadaan krisis ini dengan lebih kuat, makmur, dan lebih mampu berdikari," terangnya.

Di akhir pernyataannya, Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang terus mendukung berbagai program pemerintah pusat, termasuk upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi nasional.

"Bersatu kita kuat, bersatu kita akan keluar dalam keadaan yang lebih baik. Terima kasih, teruskan pengabdianmu yang luar biasa ini," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya