Berita

Din Syamsuddin (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Din Syamsuddin: Indonesia Harus Segera Reorientasi Politik Luar Negeri

SELASA, 10 MARET 2026 | 10:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia perlu segera melakukan reorientasi politik luar negeri di tengah dinamika global yang memanas akibat serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

Menurut Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, M. Din Syamsuddin, perkembangan konflik tersebut berpotensi membawa dampak negatif terhadap geopolitik dan geoekonomi dunia, sehingga Indonesia harus berhati-hati dalam menentukan sikap, termasuk terkait keterlibatan dalam Board of Peace (BoP).

“Serangan Israel-Amerika Serikat tidak dapat dipisah dari sentimen keagamaan antara Yahudi-Islam, maka Presiden Indonesia perlu berhati-hati bersikap dan mengambil keputusan,” ujar Din kepada wartawan, Selasa, 10 Maret 2026. 


Ia menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang bergabung dengan BoP dan dinilai condong kepada Amerika Serikat berpotensi melanggar prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan non-blok.

Menurut Din, Indonesia selama ini dikenal konsisten berpihak pada perjuangan kemerdekaan Palestina. Sementara keberadaan BoP dinilai tidak berpihak kepada Palestina, bahkan cenderung menguntungkan Israel dan tidak mencerminkan kepentingan dunia Islam.

“Saatnya Indonesia keluar dari BoP dan konsisten berjuang bagi Kemerdekaan Palestina,” tegas Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam ini.

Din juga menilai serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran berpotensi merugikan Palestina dan hanya menguntungkan Israel, sekaligus berisiko memicu instabilitas yang lebih luas di dunia Islam.

Selain itu, Din meminta Presiden Prabowo lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat. Ia menilai pertemuan Presiden dengan para tokoh masyarakat dan tokoh umat sebaiknya tidak bersifat monologis, melainkan dialogis serta membuka ruang bagi pandangan kritis.

“Para rohaniawan dan cendekiawan perlu bersikap loyal-kritis, menggalang kebersamaan, mendukung pemerintah jika benar, tapi jangan ragu-ragu mengkritik jika salah. Pemerintah perlu mendengar suara kritis, jangan terlena dan terbuai dengan keadaan. Perkembangan global akan membawa dampak buruk bagi Indonesia,” jelasnya.

Din yang juga Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta ini mengingatkan bahwa perkembangan global saat ini berpotensi membawa dampak buruk bagi Indonesia. Karena itu, pemerintah dinilai perlu menyiapkan program darurat atau contingency plan.

Ia menyarankan pemerintah menghentikan program yang dianggap boros anggaran dan tidak mendesak, melakukan penghematan serius, menciptakan komunikasi politik yang dialogis, serta mengkonsolidasikan para pembantu Presiden agar memiliki sense of crisis terhadap situasi global yang berkembang.

“Hentikan program boros dana dan tidak urgen seperti MBG, lakukan penghematan serius, ciptakan komunikasi politik dialogis, dan konsolidasikan para pembantu Presiden untuk memiliki sense of crisis,” pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya