Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Menghijau Setelah Harga Minyak Terkapar

SELASA, 10 MARET 2026 | 08:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mayoritas bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, seiring meredanya kekhawatiran pasar setelah harga minyak dunia turun tajam dan pasar saham Amerika Serikat kembali pulih.

Penguatan terbesar terjadi di Korea Selatan. Indeks Kospi melonjak lebih dari 5 persen pada pembukaan perdagangan, memimpin reli pasar di kawasan. Sementara itu, indeks Kosdaq yang berisi saham perusahaan berkapitalisasi kecil juga naik lebih dari 4 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 Australia naik sekitar 1,35 persen pada awal perdagangan. Sementara indeks Nikkei 225 Jepang menguat sekitar 1,66 persen, dan indeks Topix naik sekitar 1,3 persen setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam pada sesi sebelumnya.


Untuk indeks Hang Seng Hong Kong, kontrak berjangkanya berada di sekitar 25.370, sedikit di bawah posisi penutupan terakhir di 25.408. Meski demikian, sentimen pasar di kawasan Asia secara umum tetap membaik.

Penguatan pasar terjadi setelah harga minyak dunia anjlok lebih dari 10 persen, menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengisyaratkan bahwa konflik dengan Iran kemungkinan akan segera berakhir. Trump bahkan mengatakan kepada CBS News bahwa “perang ini sudah sangat lengkap, hampir sepenuhnya.”

Penurunan harga minyak juga terjadi setelah Trump menyatakan AS mempertimbangkan langkah untuk mengambil alih Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi titik transit utama perdagangan minyak global.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya