Berita

(Tengah) Dirjen Bimas Islam Kemenang Abu Rokhmad (Foto: Kemenag RI)

Nusantara

Ribuan Masjid Ramah Pemudik Sediakan Tempat Istirahat, Takjil, hingga Informasi Bengkel

SENIN, 09 MARET 2026 | 13:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) telah melaksanakan berbagai program dalam rangkaian Joyful Ramadan Mubarak guna menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak bagi umat. 

Seiring dengan pelaksanaan program tersebut, sejumlah isu aktual juga berkembang di ruang publik dan menjadi perhatian masyarakat. 

Salah satunya adalah Masjid Ramah Pemudik yang disiapkan Kemenag di sepanjang jalur mudik di berbagai daerah. 


Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad  mengatakan masjid-masjid yang terlibat telah menyiapkan berbagai fasilitas dasar bagi pemudik yang mampir selama perjalanan.

“Masjid-masjid ini siap menyambut para pemudik yang mampir, dengan berbagai fasilitas seperti air, tempat parkir, tempat istirahat, serta layanan selama 24 jam,” ujar Abu Rokhmad kepada media di Jakarta, Senin 9 Maret 2026.

Selain itu, sejumlah masjid juga menyediakan takjil bagi pemudik yang melintas saat waktu berbuka puasa. Layanan ini disiapkan oleh pengurus masjid dan relawan yang bertugas di posko Masjid Ramah Pemudik.

Tak hanya fasilitas fisik, masjid juga diminta menyediakan informasi penting bagi pemudik, seperti lokasi tambal ban, bengkel, maupun layanan lain yang dibutuhkan selama perjalanan.

Menurut Abu Rokhmad, masjid juga dapat dimanfaatkan sebagai posko layanan terpadu bagi berbagai kementerian dan lembaga. Dengan demikian, instansi lain tidak perlu membangun posko baru karena layanan dapat dipusatkan di masjid yang sudah tersedia.

Untuk memperkuat pelayanan, Kemenag juga menggandeng berbagai pihak, termasuk kampus-kampus UIN, khususnya yang memiliki fakultas kedokteran dan kesehatan masyarakat. Mahasiswa, siswa madrasah, serta anggota pramuka juga akan dilibatkan sebagai relawan untuk membantu layanan di masjid.

“Pada Rabu, 11 Maret 2026, di Kantor Kementerian Agama Lapangan Banteng akan dilakukan kick-off Program Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia,” ujar Abu Rokhmad.

Secara nasional, terdapat 6.859 masjid yang telah menyatakan kesiapan menjadi Masjid Ramah Pemudik. Program ini dijalankan secara swadaya oleh pengurus masjid melalui kolaborasi dengan Kemenag dan berbagai elemen masyarakat.

Melalui layanan tersebut, masjid diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang membantu pemudik beristirahat, mendapatkan informasi, serta memenuhi kebutuhan dasar selama perjalanan mudik.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Tak Lagi Menjabat, Anies Keliling Kampus Isi Ceramah

Senin, 09 Maret 2026 | 10:15

Pemerintah Diminta Turun Atasi Ancaman Kental Manis pada Anak di Aceh Tamiang

Senin, 09 Maret 2026 | 10:10

Tips Praktis Investasi Emas untuk Pemula, Cara Aman Lindungi Nilai Aset

Senin, 09 Maret 2026 | 10:10

Prabowo Minta Laporan Progres Proyek 10 Universitas STEM dan Kedokteran di Hambalang

Senin, 09 Maret 2026 | 10:03

Ramai Isu Pembajakan, Pandji Bakal Rilis Buku dari Spesial Show Mens Rea

Senin, 09 Maret 2026 | 10:01

Malam Takbiran dan Nyepi Barengan di Bali? Begini Cara Umat Menjaga Harmoni

Senin, 09 Maret 2026 | 09:54

Perkara Selebgram Nabilah O'Brien dengan Zendhy Kusuma Berujung Damai

Senin, 09 Maret 2026 | 09:52

JK Sarankan Prabowo Prioritaskan Program yang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 09 Maret 2026 | 09:42

Serangan ke KPK soal Kasus Gus Yaqut Dinilai Menyesatkan

Senin, 09 Maret 2026 | 09:36

Cadangan BBM Hanya 20 Hari, Ekonom Ingatkan Risiko Inflasi dan Beban Fiskal

Senin, 09 Maret 2026 | 09:33

Selengkapnya