Berita

Komika Pandji Pragiwaksono. (Foto: Tangkapan layar YouTube)

Politik

Ramai Isu Pembajakan, Pandji Bakal Rilis Buku dari Spesial Show Mens Rea

SENIN, 09 MARET 2026 | 10:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komika Pandji Pragiwaksono mengumumkan bahwa materi dari pertunjukan spesial stand up comedy miliknya, Mens Rea, akan segera hadir dalam bentuk buku.

Pengumuman itu disampaikan Pandji di tengah ramainya perbincangan di media sosial terkait isu pembajakan buku. 
Melalui akun X miliknya, ia menyebut buku tersebut akan berisi naskah lengkap lelucon dari pertunjukan spesial tersebut, dilengkapi dengan pandangan pribadi serta sejumlah fakta yang menjadi dasar dari materi komedinya.

“Mens Rea akan hadir dalam bentuk buku, berisi naskah joke dari pertunjukan, ditambah pandangan gue serta fakta yang mendasari joke tersebut,” ujar Pandji, Senin, 9 Maret 2026.

“Mens Rea akan hadir dalam bentuk buku, berisi naskah joke dari pertunjukan, ditambah pandangan gue serta fakta yang mendasari joke tersebut,” ujar Pandji, Senin, 9 Maret 2026.

Buku tersebut rencananya akan diterbitkan oleh Bentang Pustaka.

Sebelumnya, Pandji juga pernah membahas persoalan pembajakan dalam sebuah video di kanal YouTube miliknya. Ia menilai praktik pembajakan hampir mustahil dihapus sepenuhnya, namun masih bisa dilawan dengan strategi yang tepat.

Menurutnya, cara untuk mengalahkan pembajakan bukan dengan sekadar menurunkan harga karya asli. Justru yang lebih penting adalah meningkatkan nilai atau value dari produk asli agar orang tetap memilih membeli versi resmi.

Adapun Mens Rea merupakan spesial show stand up comedy Pandji yang belakangan ramai diperbincangkan karena sempat diperkarakan secara hukum. Materi dalam pertunjukan tersebut dinilai oleh sebagian pihak menyentuh isu sensitif sehingga memicu laporan dari sejumlah kelompok masyarakat.

Meski demikian, Pandji tetap melanjutkan pengembangan karya tersebut, termasuk dengan menghadirkannya dalam format buku agar publik dapat memahami konteks materi komedi yang ia bawakan secara lebih utuh.


Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya