Berita

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Foto: Dokumen RMOL)

Bisnis

Strategi Pasar 1.001 Malam, Upaya Pemerintah Perluas Akses Ekonomi Rakyat

SENIN, 09 MARET 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah saat ini tengah mempromosikan konsep Pasar 1.001 Malam sebagai strategi jitu memperluas jangkauan pasar bagi pelaku UMKM. 

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan, ekosistem ini dirancang untuk menyatukan pelaku usaha, pemilik modal, dan sektor industri besar dalam satu sinergi demi memperkokoh ekonomi nasional.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi.


"Ini semua dibutuhkan apalagi di tengah ekonomi global yang tidak menentu, kita harus berdiri di atas kaki sendiri," tegas Cak Imin dalam penutupan 'Festival Jejak Jajanan Nusantara" (JJN) di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 8 Maret 2026. 

Menurut Cak Imin, gelaran JJN merupakan bagian dari pilot project untuk memperkuat sistem pemberdayaan ekonomi rakyat. Guna mendukung hal tersebut, ia mendesak pemerintah pusat maupun daerah agar menyediakan fasilitas pendukung yang layak bagi para pelaku usaha kecil.

Salah satu langkah konkret yang didorong adalah pemanfaatan ruang publik di lokasi strategis sebagai sarana bagi UMKM untuk naik kelas dan memperluas pangsa pasar mereka.

Cak Imin memberikan apresiasi tinggi kepada pengelola kawasan GBK dan pemerintah daerah yang telah memfasilitasi festival ini. Secara khusus, ia memuji 64 pelaku usaha yang berpartisipasi, terutama kaum perempuan yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga melalui UMKM.

Keberhasilan festival ini terlihat nyata dari sisi finansial. Total transaksi mencapai sekitar Rp300 juta, melonjak sepuluh kali lipat dibandingkan perhelatan serupa tahun lalu.

Dengan mengadopsi model Pasar 1.001 Malam, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pemangku kepentingan lainnya semakin solid, sehingga UMKM mampu menjadi mesin utama penggerak ekonomi Indonesia.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya