Berita

(Foto: Humas Kemenko Pangan)

Politik

Menko Zulhas Ajak Ulama Perkuat Persatuan Hadapi Ketidakpastian Global

SENIN, 09 MARET 2026 | 08:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menjaga persatuan umat di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian menjadi pesan utama yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat menghadiri Haul Almarhum Raden KH. Abdul Hamid bin Itsbat di Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Madura.

Menurut Zulhas, peran ulama sangat penting untuk menjaga ketenangan masyarakat sekaligus memperkuat persatuan bangsa.  Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan para ulama di Istana Kepresidenan Jakarta.

“Ulama punya peran penting menjaga persatuan umat. Di tengah tantangan global saat ini, kebersamaan dan persatuan menjadi kekuatan kita sebagai bangsa,” ujar Zulhas.


Haul ulama kharismatik tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah. Dalam kesempatan itu, Zulhas juga memastikan kondisi pangan nasional tetap terjaga.

Ia menyebut harga bahan pokok masih aman dan terjangkau meski konflik di Timur Tengah memengaruhi dinamika global.

“Alhamdulillah, harga pangan tetap aman dan terjangkau. Pemerintah terus bekerja menjaga stabilitas pasokan dan harga agar masyarakat tetap tenang,” katanya.

Zulhas juga menyampaikan kekagumannya terhadap sosok KH. Abdul Hamid yang dikenal sebagai ulama kharismatik dengan semangat religius dan nasionalisme yang kuat.

Turut mendampingi Zulhas dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya