Berita

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan ajudan dan pengawal di Hambalang, Minggu, 8 Maret 2026 (Foto: Setkab RI)

Politik

Temu Kangen Prabowo dengan Mantan Ajudan dan Pengawal di Hambalang

MINGGU, 08 MARET 2026 | 22:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan akhir pekan dengan menggelar silaturahmi bersama para mantan ajudan dan pengawal yang pernah bertugas mendampinginya saat masih aktif berdinas di TNI.

Menurut laporan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, pertemuan hangat itu berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, pada Minggu, 8 Maret 2026.

Mantan ajudan dan pengawal yang hadir adalah mereka yang pernah mendampingi Prabowo ketika menjabat di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) maupun Komando Pasukan Khusus (Kopassus).


“Presiden Prabowo Subianto memanggil dan bersilaturahmi dengan seluruh mantan ajudan dan pengawal beliau semasa berdinas di Kostrad dan Kopassus, atau saat beliau masih aktif di TNI 30 tahun lalu. Silaturahmi tersebut dilakukan di kediaman pribadi Presiden di Hambalang pada Minggu, 8 Maret 2026," tulis Seskab.

Menurut Teddy, perjalanan karier para mantan ajudan dan pengawal tersebut kini beragam. Sebagian masih melanjutkan pengabdian sebagai prajurit aktif di lingkungan TNI, sementara yang lain telah memasuki masa purnatugas setelah menuntaskan masa dinasnya.

“Beberapa dari ajudan dan pengawal tersebut, ada yang masih aktif sebagai TNI saat ini. Ada juga yang sudah pensiun namun dipekerjakan di perusahaan pribadi beliau,” ungkap Teddy.

Dalam suasana penuh keakraban, para mantan pengawal juga berbagi kisah perjalanan hidup mereka. Salah satunya bahkan bercerita tentang perhatian Presiden Prabowo terhadap pendidikan keluarga para prajurit yang pernah mendampinginya.

“Tidak hanya itu saja. Salah satu dari mereka juga bercerita, bahwa putranya yang disekolahkan oleh Bapak Presiden kini sudah menjadi sarjana dan telah mendapatkan pekerjaan,” kata Seskab.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya