Berita

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno di acara Ramadan bersama Gen Z Lintas Negara (Foto: Kemenag)

Nusantara

Kemenag Perkuat Fondasi Spiritual Gen Z di Panggung Pendidikan Global

MINGGU, 08 MARET 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah pesatnya arus globalisasi, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) mengambil langkah progresif dengan menitikberatkan penguatan rohani bagi Generasi Z.

Upaya tersebut dibahas dalam forum diskusi “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara” yang digelar pada Sabtu-Minggu, 7-8 Maret 2026. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mendiskusikan strategi internasionalisasi kampus sekaligus penguatan nilai spiritual dalam kurikulum pendidikan tinggi.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut karena dinilai berhasil menarik minat mahasiswa asing dari berbagai negara. 


Menurutnya, internasionalisasi kampus kini menjadi salah satu prioritas utama Kementerian Agama dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah program fast track yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister dalam waktu lima tahun. Program ini dirancang khusus bagi mahasiswa berprestasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, dengan dukungan skema beasiswa tertentu.

Forum ini juga menyoroti inovasi kurikulum melalui penerapan Love-Based Curriculum (KBC) atau Kurikulum Berbasis Cinta. 

Direktur Diktis, Sahiron, menegaskan bahwa nilai spiritual harus menjadi fondasi utama dalam setiap materi pembelajaran.

Ia menjelaskan bahwa KBC dirancang untuk memperkuat akal sekaligus rohani sehingga manusia mampu mengelola emosi dan membangun kehidupan yang harmonis. Menurutnya, spiritualitas tidak hanya berhenti pada teori, tetapi harus menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Nilai tersebut dimulai dari kecintaan kepada Sang Pencipta yang kemudian berkembang menjadi kepedulian sosial terhadap sesama manusia dan lingkungan.

Sahiron juga menyoroti pentingnya penguatan kepemimpinan generasi muda melalui program Akademi Kepemimpinan Mahasiswa Nasional (AKMINAS). Sepanjang tahun 2025, program ini telah melibatkan sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam.

Selain itu, Kementerian Agama juga membuka peluang karier global bagi lulusan PTKI dengan menyediakan ijazah dalam versi bahasa Inggris dan Arab. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan alumni dalam melanjutkan studi maupun berkarier di luar negeri.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Ridwan, memaparkan ambisi kampusnya melalui tagline “Kampus Desa Mendunia”. Saat ini UIN Saizu telah menjadi rumah bagi 56 mahasiswa asing dari 17 negara dan menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 117 mahasiswa internasional pada tahun 2027.

Untuk mencapai target tersebut, kampus tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya adalah pengajuan penilaian QS Stars dengan target tiga bintang, persiapan untuk masuk QS World University Rankings, serta rencana mengikuti pemeringkatan Times Higher Education (THE) pada 2027.

UIN Saizu juga memperluas kolaborasi global melalui program international teaching yang melibatkan dosen dari 22 negara. Selain itu, kampus menjalankan sepuluh riset internasional sepanjang tahun ini dan merencanakan pembangunan research center baru guna memperkuat kapasitas penelitian.

Program student mobility juga terus diperluas melalui kegiatan KKN dan PPL di sejumlah negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina. Melalui berbagai program tersebut, kampus berharap dapat memperkuat jejaring internasional sekaligus meningkatkan pengalaman global bagi mahasiswa.

Kegiatan talkshow lintas negara ini kemudian ditutup dengan buka puasa bersama. 

Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus praktik nyata moderasi beragama dan persaudaraan global di lingkungan kampus.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya