Berita

Sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir akibat hujan semalaman. (Foto: BPBD DKI)

Nusantara

Puluhan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

MINGGU, 08 MARET 2026 | 07:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan puluhan titik genangan di berbagai kawasan ibu kota pada Minggu, 8 Maret 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB terdapat 48 RT dan 16 ruas jalan terendam banjir akibat tingginya curah hujan serta luapan sejumlah kali.

Di wilayah Jakarta Barat, genangan tercatat terjadi di 22 RT yang tersebar di beberapa kelurahan. Di Kelurahan Kedaung Kali Angke, empat RT tergenang dengan ketinggian air sekitar 60 hingga 70 sentimeter akibat curah hujan tinggi. 


Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Kedoya Selatan dan Kedoya Utara masing-masing empat RT dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter dan 20 sentimeter.

Genangan juga dilaporkan di Kelurahan Sukabumi Selatan yang merendam dua RT dengan ketinggian air mencapai satu meter, serta satu RT di Kelurahan Joglo dengan ketinggian sekitar 65 sentimeter. 

Sementara itu, lima RT di Kelurahan Kembangan Selatan dan dua RT di Kelurahan Kembangan Utara turut terdampak genangan setinggi 40 hingga 60 sentimeter akibat curah hujan tinggi yang disertai luapan Kali Bendungan Kali Pelopor.

Sementara di Jakarta Selatan, genangan tercatat terjadi di 22 RT. Di Kelurahan Cilandak Barat, satu RT terendam dengan ketinggian air mencapai 120 sentimeter. Tiga RT di Kelurahan Cipete Utara bahkan terendam hingga 170 sentimeter akibat hujan deras.

Wilayah lain yang terdampak adalah Kelurahan Petogogan dengan 12 RT tergenang setinggi sekitar 20 sentimeter akibat curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut dan Kali PHB Nipam. Di Kelurahan Pela Mampang, satu RT terendam hingga 170 sentimeter akibat luapan Kali Mampang.

Selain itu, genangan juga terjadi di tiga RT Kelurahan Duren Tiga dengan ketinggian air antara 60 hingga 100 sentimeter, serta dua RT di Kelurahan Cilandak Timur dengan ketinggian mencapai 120 sentimeter.

Di Jakarta Timur, genangan tercatat terjadi di empat RT di Kelurahan Halim Perdana Kusuma dengan ketinggian air berkisar 40 hingga 70 sentimeter yang disebabkan oleh curah hujan tinggi.

Selain permukiman, genangan juga terjadi di 16 ruas jalan dengan ketinggian air antara 10 hingga 120 sentimeter. Beberapa di antaranya adalah Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot KM 13 di Rawa Buaya, Jalan Perumahan Green Garden di Kedoya Utara, Jalan Meruya Selatan, hingga Jalan Kapten Pierre Tendean di Kuningan Barat.

Genangan juga dilaporkan di sejumlah titik di Jalan Cileduk Raya, Jalan Bintaro Permai Raya di Pesanggrahan, Jalan Swadarma Raya di Ulujami, Jalan Puri Kembangan di Kedoya Selatan, hingga Jalan Kramat Raya di Tugu Utara dan Jalan Rawa Indah di Pegangsaan Dua.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di seluruh wilayah terdampak. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik bersama para lurah dan camat setempat.

Selain itu, BPBD juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak, dengan target genangan dapat segera surut dalam waktu cepat.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan yang masih mungkin terjadi. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan 112 yang tersedia gratis dan beroperasi selama 24 jam.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya