Berita

Investor Gathering MNC Sekuritas, Kamis, 5 Maret 2026. (Foto: Dok. MNC)

Bisnis

MNC Sekuritas Gelar Investor Gathering 2026

SABTU, 07 MARET 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

MNC Sekuritas menggelar acara tahunan Investor Gathering dan Corporate Forum 2026 bertema “Capturing Early Opportunities in the Global Market Shift” pada Kamis, 5 Maret 2026 dan dihadiri sekitar 350 investor.

Rangkaian acara diawali dengan sesi corporate forum menghadirkan sejumlah manajer investasi dan emiten untuk memaparkan perkembangan pasar serta prospek bisnis masing-masing. Tiga manajer investasi yang hadir yakni PT Ciptadana Asset Management, PT Panin Asset Management, dan PT Korea Investment Management Indonesia.

Sementara emiten yang memaparkan prospek bisnisnya antara lain PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Puncak acara investor gathering menghadirkan sesi berbagi bersama financial educator sekaligus founder Gatherich, Ken Handersen.


Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dari otoritas dan lembaga pasar modal, antara lain Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Efek 2 dan Layanan Urun Dana Otoritas Jasa Keuangan Muhamad Adi Wijoyo, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy, Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia Iding Pardi, Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Samsul Hidayat, serta Direktur Utama PT MNC Kapital Indonesia Tbk Yudi Hamka.

Irvan menegaskan bahwa BEI bersama OJK dan self regulatory organization (SRO) lainnya terus memperkuat reformasi integritas pasar modal.

Langkah konkret yang dilakukan antara lain memperluas transparansi kepemilikan saham, meningkatkan kualitas perusahaan tercatat, memperdalam pasar, serta memperkuat sinergi antar regulator.

“Dari sisi BEI, tantangan utama saat ini adalah menjaga dan mempertahankan kepercayaan investor dalam segala kondisi. Kepercayaan adalah fondasi utama pasar modal,” ujar Irvan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia menambahkan, tanpa kepercayaan investor, likuiditas pasar akan menurun sehingga efisiensi pasar turut terganggu.

Sementara itu, Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina mengatakan, kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum bagi investor untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat jejaring di tengah dinamika ekonomi global.

Menurutnya, pasar modal bukan sekadar pergerakan angka atau indeks, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pasar modal merupakan tempat mimpi perusahaan Indonesia bertumbuh dan tempat masyarakat menjadi bagian dari pertumbuhan bangsa,” ujar Susy.

Saat ini MNC Sekuritas memiliki 166 point of sales terdiri dari 32 kantor cabang, 9 kantor perwakilan BEI, serta 137 galeri investasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Perusahaan juga telah bekerja sama dengan hampir 40 manajer investasi dan menyediakan lebih dari 170 produk reksa dana melalui aplikasi online trading MotionTrade.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya