Berita

Pemilik Resto Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien dan kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya Swarovski dalam jumpa persnya di Resto Bibi Kelinci Kopitiam Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat, 6 Maret 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

SABTU, 07 MARET 2026 | 08:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemilik restoran Bibi Kelinci Kemang, Nabilah O’Brien, menyatakan siap memenuhi panggilan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026.

Pemanggilan tersebut dilakukan setelah Nabilah ditetapkan sebagai tersangka usai mengunggah rekaman CCTV terkait insiden pasangan suami istri (pasutri) berinisial ZK dan ESR. Pasangan tersebut diduga mengamuk di restoran dan membawa kabur makanan tanpa melakukan pembayaran.

Kuasa hukum Nabilah, Goldie Natasya Swarovski, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, atas kesempatan yang diberikan untuk menjelaskan langsung kasus yang dialami kliennya.


“Kami sangat berterima kasih kepada Ketua Komisi III Bapak Habiburokhman yang bersedia mendengarkan langsung hal-hal yang terjadi pada klien kami. Kami akan datang dengan niat baik,” ujar Goldie di Resto Bibi Kelinci Kopitiam Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Maret 2026.

Pada kesempatan yang sama, Nabilah juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang telah merespons kasus tersebut.

“Saya ingin berterima kasih kepada Pak Presiden Prabowo dan juga kepada Bapak Habiburokhman selaku Ketua Komisi III. Terima kasih banyak, mohon agar kasus saya dapat diperhatikan,” kata Nabilah.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan bahwa rapat tersebut digelar sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap kinerja aparat penegak hukum.

“Komisi III DPR RI akan menggelar RDPU terkait kasus pemilik restoran Nabilah O’Brien pada Senin mendatang, yang mengaku sebagai korban pencurian namun justru dijadikan tersangka,” ujar Habiburokhman kepada wartawan, Jumat, 6 Maret 2026.

Undangan tersebut dimaksudkan agar perkara yang terjadi dapat dijelaskan secara terbuka di hadapan publik.

Kasus ini bermula dari laporan dugaan pencurian yang dibuat Nabilah terhadap pasangan suami istri berinisial ZK dan ESR. Keduanya diduga membawa kabur pesanan makanan dan minuman dari restoran milik Nabilah di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 19 September 2025, dan tercatat dengan nomor laporan LP/B/048/IX/2025/SPKT/Polsek Mampang/Polres Metro Jakarta Selatan/Polda Metro Jaya. Dalam laporan itu disebutkan bahwa pasangan tersebut memesan 11 makanan dan tiga minuman dengan total nilai Rp530.150.

Namun, karena merasa pesanannya terlalu lama disiapkan, keduanya disebut masuk ke dapur dan mengambil sendiri makanan yang dipesan, lalu meninggalkan restoran tanpa melakukan pembayaran. Kejadian tersebut juga terekam kamera CCTV dan videonya sempat viral di media sosial.

Belakangan, Nabilah mengunggah video di media sosial yang menyebut dirinya justru ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut berdasarkan laporan yang dibuat di Bareskrim Polri.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya