Berita

Menlu Iran Abbas Araghchi. (Foto: Reuters)

Global

Iran Tantang AS: Kami Tak Minta Gencatan Senjata, Serangan Darat Akan Jadi Bencana

JUMAT, 06 MARET 2026 | 23:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Iran tidak gentar menghadapi Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan Iran tidak meminta gencatan senjata dan juga tidak berniat membuka negosiasi baru dengan Washington.

Araghchi mengatakan Iran sudah dua kali bernegosiasi dengan AS namun justru berakhir dengan serangan.

“Kami tidak meminta gencatan senjata dan tidak melihat alasan untuk bernegosiasi dengan AS. Kami sudah dua kali bernegosiasi, dan setiap kali mereka menyerang kami di tengah negosiasi,” tegasnya dalam wawancara dengan NBC News, dikutip Jumat, 6 Maret 2026. 


Karena pengalaman itu, Teheran menilai pembicaraan dengan Washington tidak lagi dapat dipercaya. Araghchi bahkan menegaskan Iran siap jika konflik meningkat ke operasi militer darat oleh Amerika Serikat.

Saat ditanya apakah Iran menunggu serangan pasukan darat AS, Araghchi menjawab singkat namun tegas.

“Ya. Kami yakin bisa menghadapi mereka. Itu akan menjadi bencana besar bagi mereka,” katanya.

Pernyataan Aragahchi mempertegas sikap keras Teheran di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Banyak pengamat menilai jika konflik benar-benar meluas ke perang darat, kawasan Timur Tengah bisa memasuki fase eskalasi yang jauh lebih berbahaya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya