Berita

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

JUMAT, 06 MARET 2026 | 20:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut makna lailatul qadar bagi Partai Golkar diibaratkan sebagai momentum bertambahnya kursi politik, baik di parlemen maupun di pemerintahan.

Hal itu disampaikan Bahlil saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran Ramadan 1447 Hijriah dan buka puasa bersama keluarga besar Partai Golkar di Masjid Syajaratun Thayyibah, Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Jumat, 6 Maret 2026.

“Alhamdulillah, segala puji kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan kasih sayang-Nya. Pada hari ini kita bisa berkumpul dalam rangka memperingati nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama,” ujar Bahlil dalam sambutannya.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu juga menyampaikan apresiasi kepada KH Dr. Zulfa Mustofa, ulama sekaligus tokoh PBNU, yang hadir memberikan tausiyah dalam acara tersebut.

Adapun tema tausiyah yang diangkat adalah “Membumikan Al-Quran, Menggapai Hidayah, Menyongsong Lailatul Qadar.”

Bahlil kemudian mengibaratkan datangnya lailatul qadar seperti pergerakan Matahari dalam perjalanan waktu manusia.

“Ini sudah menyongsong lailatul qadar. Ibarat perjalanan manusia, sekarang kita sudah di jam 12, besok mulai turun ke jam 1. Kalau orang yang selalu diberikan berkah, secercah harapan lailatul qadar itu sudah mulai turun,” tuturnya.

Namun, bagi Partai Golkar, lanjut Bahlil, lailatul qadar juga dimaknai sebagai harapan bertambahnya kekuatan politik partai.

“Tapi kalau bagi Partai Golkar, lailatul qadar itu kalau kursi tambah,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya