Berita

Jubir Kemlu Yvonne Mewengkang (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Kemlu Ungkap Penangguhan Board of Peace Imbas Gejolak Iran

JUMAT, 06 MARET 2026 | 19:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pembahasan terkait implementasi Board of Peace (BoP) untuk sementara ditangguhkan menyusul meningkatnya eskalasi militer Timur Tengah.

Kabar itu diungkap oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang dalam Press Briefing di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026. 

Dijelaskan Yvonne, saat ini pemerintah terus memantau perkembangan perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, sembari fokus memprioritaskan perlindungan warga negara Indonesia (WNI) serta menjaga stabilitas keamanan nasional.


“Segala pembahasan tentang BoP saat ini ditangguhkan atau istilahnya on hold. Fokus diplomasi Indonesia saat ini adalah memastikan keselamatan dan perlindungan terhadap warga negara Indonesia di wilayah terdampak konflik, serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi eskalasi,” kata dia.

Pernyataan ini menegaskan keterangan Menteri Luar Negeri Sugiono pada Rabu, 4 Maret 2026 yang menyampaikan bahwa koordinasi lanjutan mengenai BoP atau Dewan Perdamaian ditangguhkan untuk sementara waktu.

“Tidak ada meeting atau pembahasan khusus terkait BoP dalam seminggu terakhir ini,” imbuh Yvonne.

Jubir Kemlu juga menekankan bahwa setiap keputusan terkait partisipasi Indonesia dalam berbagai mekanisme internasional akan didasarkan pada pertimbangan politik luar negeri bebas aktif dan kepentingan dalam negeri.

Indonesia secara konsisten terus berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan dan perjuangan kemerdekaan Palestina. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia akan terus aktif mencari cara paling efektif serta memainkan peran konstruktif dalam berbagai forum internasional guna mendorong tercapainya perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi rakyat Palestina.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya