Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Getty Images)

Dunia

Trump Isyaratkan Serang Kuba setelah Perang Iran Beres

JUMAT, 06 MARET 2026 | 18:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Donald Trump memberi sinyal bahwa Kuba bisa menjadi target berikutnya setelah operasi militer Amerika Serikat di Iran berakhir. 

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menerima kunjungan klub sepak bola Inter Miami CF, juara Major League Soccer 2025, di Gedung Putih pada Kamis waktu setempat, 5 Maret 2026.

Dalam kesempatan itu, Trump menyinggung perkembangan situasi di Kuba yang menurutnya menarik perhatian pemerintahannya.


“Apa yang terjadi di Kuba sungguh menakjubkan,” kata Trump di hadapan para tamu yang banyak berasal dari komunitas keturunan Kuba di Miami.

Trump menegaskan bahwa fokus utama Washington saat ini masih tertuju pada konflik yang tengah berlangsung di Iran. Namun ia memberi sinyal bahwa setelah operasi militer tersebut selesai, penanganan terhadap Kuba hanya tinggal menunggu waktu.

“Kami pikir kami ingin menyelesaikan, menyelesaikan yang ini dulu, tetapi itu hanya masalah waktu sebelum Anda dan banyak orang luar biasa lainnya akan kembali ke Kuba, mudah-mudahan tidak untuk tinggal di sana,” ujarnya, seperti dikutip dari ABC News.

Presiden AS itu memuji Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang disebutnya telah bekerja sangat baik di Kuba. 

“Dan Anda telah melakukan pekerjaan yang fantastis di tempat bernama Kuba,” kata Trump kepada Rubio yang disambut tepuk tangan para tamu.

Trump mengklaim pihaknya berhasil menekan ekonomi Kuba dengan memutus pasokan minyak dari Venezuela. 

"Kami memutus semua pasokan minyak, semua uang, atau kami memutus semua yang masuk dari Venezuela, yang merupakan satu-satunya sumber. Dan mereka ingin membuat kesepakatan,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya