Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. (Foto: KKP)

Politik

Menteri Trenggono Genjot Program 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih

JUMAT, 06 MARET 2026 | 15:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Kedatangannya di kedua daerah di Jateng ini merupakan rangkaian peninjauan pembangunan KNMP di seluruh Indonesia.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur nelayan siap digunakan dan berjalan sesuai rencana serta dapat dimanfaatkan masyarakat pesisir khususnya para nelayan. Trenggono menargetkan pembangunan 1.000 titik KNMP di berbagai wilayah Tanah Air tahun 2026.

"Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan pembangunan tahun 2025 yang mencapai 100 titik kampung nelayan. Dari 100 titik yang sudah dibangun satu di antaranya ada di sini ” kata Trenggono lewat keterangan resminya dikutip Jumat, 6 Maret 2026.


Ia menjelaskan, dari 100 titik yang dibangun tahun 2025, saat ini sudah hampir selesai. 

"Masih ada sekitar 35 titik yang sedang dalam proses pembangunan,” sambung Trenggono.

Untuk tahun 2026 ini, lanjut dia, pemerintah akan meningkatkan skala pembangunan secara signifikan dengan menargetkan 1.000 titik kampung nelayan yang dibangun secara serentak.

"Pembangunan terutama difokuskan di wilayah Indonesia Timur yang memiliki potensi kelautan besar, tetapi masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan fasilitas untuk meningkatkan produktivitas nelayan," tutur Trenggono.

Kehadiran fasilitas modern di program KNMP yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dimulai dari sektor paling bawah, yaitu masyarakat desa dan nelayan. 

“Ini sesuai dengan program Pak Presiden Prabowo bahwa sektor bawah yang dibangun. Ujungnya nanti akan terjadi pertumbuhan atau penguatan ekonomi. Kalau produktivitas meningkat, pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat,” ujar Trenggono.

Trenggono menekankan pentingnya penyempurnaan fasilitas pendukung. Di antaranya tempat distribusi es untuk pembekuan ikan hingga tempat pendaratan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sehingga dapat memudahkan aktivitas para nelayan.

”Pembangunannya cukup baik, ada beberapa yang perlu diperbaiki, sehingga nantinya semakin memudahkan para nelayan melakukan aktifitas sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat pesisir," ungkap Trenggono.

Adapun para nelayan menyambut antusias sejumlah fasilitas seperti cold storage, pabrik es, kios kuliner hingga kantor pengelola yang semakin memudahkan para nelayan untuk beraktivitas. 

Program KNMP ini menjadi angin segar bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Para nelayan mengaku senang dengan kondisi bangunan yang sudah tertata rapi.

”Sangat senang sekali ada bangunan ini semakin tertata dan rapi tidak seperti dahulu yang berserakan. Meski sudah bagus namun  ada kekurangannya yang perlu di tambahkan yakni tempat parkir motor milik nelayan, gudang mesin kapal dan alur keluar masuknya kapal para nelayan” ungkap Sodikin, nelayan setempat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya