Berita

Ketua Dewan Penasihat ICMI Jimly Asshiddiqie (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Jimly Usul Prabowo Tangguhkan Keanggotaan BoP hingga Konflik Iran Reda

JUMAT, 06 MARET 2026 | 15:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, mengusulkan agar pemerintah Indonesia menangguhkan sementara keanggotaan dalam Board of Peace (BoP) hingga situasi konflik di Timur Tengah mereda.

Menurutnya, langkah penangguhan dapat menjadi salah satu cara untuk merespons dinamika geopolitik yang tengah memanas, khususnya terkait konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

"Misalnya, yang BoP itu, kita menyatakan menangguhkan kewajiban keanggotaan kita sampai dua hal. Satu, sampai perang Iran versus Amerika dan Israel ini reda," ujar Jimly di Istana Kepresidenan Jakarta, seperti dikutip Jumat, 6 Maret 2026. 


Ia menambahkan, penangguhan tersebut juga sebaiknya berlangsung hingga ada kepastian mengenai pengakuan Israel terhadap kemerdekaan Palestina. 

Jika kedua syarat itu terpenuhi, Indonesia dapat kembali mengaktifkan perannya di dalam forum tersebut.

"Yang kedua, sampai ada kepastian jadwal pengakuan Israel kepada kemerdekaan Palestina. Nah, kalau sudah ada kepastian, baru kita aktif lagi. Saran saya begitu," sambungnya.

Jimly menilai negara-negara Muslim besar memiliki peran penting untuk meredakan ketegangan di dunia Islam agar tidak terjebak dalam konflik sektarian yang berkepanjangan.

"Bangsa Arab dengan bangsa non-Arab, Turki, Persia atau Iran, Indonesia dan Pakistan mudah-mudahan bisa merujukkan dunia Islam. Jangan nanti diadu domba. Ini gara-gara Syiah, orang Sunni," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya