Berita

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Istimewa)

Politik

Perlu Persatuan dan Sumbangsih untuk Jalankan Pemerintahan dengan Baik

JUMAT, 06 MARET 2026 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semua elemen bangsa untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.

Begitu dikatakan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam peluncuran buku "Menggugat Republik" yang dirangkaikan dengan seminar nasional bertajuk Prabowonomic Demokrasi di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, pada Kamis, 5 Maret 2026.

"Kita perlu persatuan nasional dan sumbangsih yang bukan omon-omon, itu yang kita minta kepada kawan-kawan masyarakat sipil sekalian," kata Dasco dikutip Jumat, 6 Maret 2026.


Ketua Harian Partai Gerindra ini menyebut bila kondisi masyarakat sipil hari ini mulai tidak sehat. Media sosial, katanya, bahkan dijadikan wadah untuk mencaci satu sama lain.

"Karena pada hari ini masyarakat sipil kita tidak kompak, masyarakat sipil kita satu sama lain saling mencaci, satu sama lain saling mempertanyakan kebijakan pemerintah dengan tidak sehat, di medsos itu saya lihat sudah tidak sehat," kata dia.

Dasco menekankan bila satu hal yang dibutuhkan pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan janji-janjinya, terutama menyejahterakan rakyat ialah persatuan nasional.

Dia tak masalah bila masyarakat sipil menyuarakan kritik ataupun masukan. Namun, dia berharap kritik itu dibangun pada rasa nasionalis serta niat yang baik.

"Kalau kita tanya, Prabowo hanya perlu satu persatuan nasional baik dalam mengkritisi, baik dalam memberikan ide maupun kemudian subangsih yang nyata," katanya.

Oleh karena itu, Dasco meminta semua pihak untuk memberikan waktu kepada pemerintahan Presiden Prabowo bekerja dengan sebaik-baiknya. 

"Saya justru akan bertanya kepada kawan-kawan sekalian berapa lama kawan-kawan masyarakat sipil memberikan persatuan nasional kepada Prabowo agar dia punya waktu untuk bisa mewujudkan janji-janjinya buat kesejahteraan rakyat," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya