Berita

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari, Presiden Prabowo Subianto, serta Perdana Menteri Muhammad Shehbaz Sharif di Pangkalan Udara Nur Khan, Senin, 8 Desember 2025 (Foto: Instagram @pakinindonesia)

Dunia

Prabowo dan PM Pakistan Sepakat Terbang ke Teheran untuk Hentikan Perang

JUMAT, 06 MARET 2026 | 14:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto disebut akan melakukan langkah diplomasi penting dengan mengunjungi Teheran bersama pemimpin Pakistan guna meredam konflik yang tengah memanas di kawasan Timur Tengah.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie usai menghadiri acara buka puasa antara Presiden Prabowo dengan para ulama di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam, 5 Maret 2026.

Jimly mengaku belum dapat memastikan apakah yang akan mendampingi Presiden RI ke Teheran adalah Presiden atau Perdana Menteri Pakistan. 


Namun menurutnya, rencana tersebut menunjukkan bahwa inisiatif Indonesia untuk meredam eskalasi militer antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat juga mendapat dukungan dari negara sahabat.

"Perdana Menteri Pakistan bersedia untuk bersama-sama dengan Presiden Prabowo untuk berkunjung ke Teheran. Itu yang diterangkan tadi oleh Presiden. Lupa saya Perdana Menteri atau Presiden tadi ya Pakistan? Presiden Pakistan. Nah mereka akan sama-sama pergi ke Teheran," ujar Jimly. 

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa rencana kunjungan tersebut bukan dimaksudkan sebagai negosiasi langsung antara pihak yang berkonflik, melainkan langkah untuk mencegah situasi berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

“Ini kan orang Presidennya udah dibunuh ya kan Ayatulah-nya udah dibunuh masa ditawarin damai. Bukan dalam konteks itu tapi ini untuk mencegah eskalasi,” ujar Jimly.

Ia menegaskan bahwa inisiatif tersebut menunjukkan peran Indonesia yang semakin aktif dalam percaturan global, khususnya dalam mendorong perdamaian dunia.

“Intinya Indonesia mengambil global player peran sebagai global player. Itu kita dukung,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya