Berita

TNI melalui Atase Pertahanan (Athan) RI di Abuja berhasil membebaskan empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan oleh perompak di di lepas pantai Gabon (Perairan Gabon), Afrika Tengah pada Minggu 11 Januari 2026. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Berhasil Dibebaskan

JUMAT, 06 MARET 2026 | 13:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI melalui Atase Pertahanan (Athan) RI di Abuja berhasil membebaskan empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan oleh perompak di lepas pantai Gabon, Afrika Tengah, pada Minggu, 11 Januari 2026.

Keempat ABK tersebut kini telah didampingi Athan RI di Abuja dan berhasil tiba di Lagos, Nigeria, pada Jumat, 6 Maret 2026.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan, pembebasan para ABK terjadi setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang dengan para pembajak.


“Pembebasan para ABK tersebut terjadi setelah melalui proses negosiasi dengan para pembajak yang berlangsung cukup lama hingga akhirnya tercapai kesepakatan pada 3 Maret 2026,” kata Aulia dalam keterangan resminya, dikutip redaksi di Jakarta, Jumat 6 Maret 2026.

Ia menambahkan, total ada sembilan orang yang dibebaskan dalam proses tersebut, termasuk empat WNI, yaitu Abdul Ajis, Aditia Permana, Mohamad Fardan Mubarok, dan Eka Trenggana.

Untuk sementara waktu, para ABK WNI akan ditempatkan di fasilitas penampungan yang aman di Lagos guna menjalani pemeriksaan kesehatan serta memastikan kondisi fisik mereka pasca pembebasan.

Aulia juga menyebutkan bahwa keberhasilan pembebasan para ABK merupakan hasil koordinasi dan komunikasi yang efektif antara berbagai pihak.

“Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi antara Athan RI di Abuja, KBRI di Abuja, Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon, perusahaan IB Fish, Athan Tiongkok di Abuja, serta Ketua Komunitas Tiongkok di Lagos,” ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya