Berita

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati di Pesantren Nurul Islam, Kabupaten Semarang, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: Humas BGN)

Nusantara

BGN Pastikan Program MBG Ramadan Berjalan Tepat Sasaran

JUMAT, 06 MARET 2026 | 06:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada momentum Ramadan dipastikan tepat sasaran.
 
Hal itu disampaikan Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati saat melakukan kunjungan ke Pesantren Nurul Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Khoirot, Kabupaten Semarang, Selasa, 3 Maret 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan koordinasi dan pemantauan 


Hida menegaskan bahwa kehadiran BGN di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan merupakan bagian penting dari strategi memastikan layanan gizi menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata dan berkeadilan.

“Pesantren seperti Nurul Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang kuat secara spiritual sekaligus sehat secara fisik. Karena itu, kami ingin memastikan Program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para santri,” ujar Hida dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.

Ia juga mengapresiasi keberadaan SPPG Semarang Tengaran Klero yang dinilai tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan pemenuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar. 

Pada bulan Ramadan, MBG turut disalurkan sebagai hidangan berbuka puasa bagi para santri dan warga, sehingga memperluas manfaat program.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga pendidikan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program di lapangan.

“Program MBG bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang negara dalam menyiapkan generasi sehat dan cerdas. Kami mengharapkan dukungan seluruh unsur yayasan agar pelaksanaannya berlangsung tertib, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi IX DPR Muh. Haris, Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha, unsur Forkopimcam (Camat, Koramil, dan Kapolsek), kepala desa Klero dan Butuh, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan DPRD Kabupaten Semarang, Kepala KPPG, Korwil, serta Kepala SPPG setempat.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya