Berita

(Foto: Dok. IKA PMII)

Politik

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

KAMIS, 05 MARET 2026 | 23:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengurus Besar IKA PMII menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Hotel Grand Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis 5 Maret 2026.

Rapimnas ini dihadiri oleh Ketua PB IKA PMII, Fathan Subchi, Sekretaris Jenderal, Nur Purnamasidi dan Bendahara Umum Arif Rahman hingga para tokoh-tokoh alumni PMII. 

Selain itu, Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, Ketua KPU RI Moch. Afifuddin, dan Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda juga turut hadir.


"Ini rapat pertama di kepengurusan, fokus kami di tahun pertama konsolidasi. Kita sudah penataan dan melantik 16-17 Pengurus Wilayah (PW), ini semangatnya luar biasa terutama di Indonesia Timur," ujar Fathan.

Selanjutnya, kata Fathan, pada tahun kedua fokus pada transformasi terhadap gerakan yang akan mendorong kontribusi terhadap bangsa dan masyarakat.

"Jadi setelah kita memperkuat alumni, kontribusi terhadap global. Bagaimana ekonomi kita, pangan kita. Tentu, pak Wamenkeu akan memberikan insight terhadap situasi di tengah gejolak perang Iran dan Amerika-Israel saat ini," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC), Zainul Munasichin menegaskan bahwa organisasi alumni PMII ingin mengambil peran dalam memperkuat perekonomian nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah. 

Selain isu nasional, pihaknya juga membahas dampak konflik geopolitik global terhadap ekonomi nasional.

"Dinamika politik internasional hari ini sangat penuh tantangan. Penyerangan Israel-Amerika Serikat ke Iran itu tentu akan menimbulkan dampak ekonomi bagi masyarakat Indonesia," kata Zainul.

Untuk itu, IKA-PMII menghadirkan Kementerian Keuangan untuk menjelaskan kondisi ekonomi nasional sekaligus langkah mitigasi pemerintah.

"Kita ingin tahu seberapa jauh mitigasi yang sudah dilakukan pemerintah terhadap potensi dampak ekonomi dari situasi perang di Timur Tengah ini," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya