Buka bersama ASEAN Mega Fam Iftar 2026 di restoran Orbit, KL Tower, Malaysia, Senin, 2 Maret 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
Sore itu, Senin, 2 Maret 2026, langit di atas Kuala Lumpur tampak kelabu. Gerimis turun perlahan saat rombongan ASEAN Mega Fam Iftar 2026 tiba di kawasan Kuala Lumpur Tower sekitar pukul 16.00 WIB.
Meski cuaca kurang bersahabat, semangat tim yang terdiri dari 24 personel media dan influencer ASEAN tak surut untuk merasakan pengalaman berbuka puasa dari ketinggian salah satu ikon kota di Malaysia.
Menara setinggi 421 meter itu berdiri menjulang di tengah kota. Dibangun sejak 1991, Kuala Lumpur Tower bukan sekadar menara telekomunikasi, tetapi juga salah satu landmark wisata yang kerap menjadi tujuan pelancong dari berbagai penjuru dunia.
Di halaman depannya, sebuah cermin besar menjadi spot favorit para pengunjung. Banyak yang berhenti sejenak untuk berfoto, mengabadikan bayangan diri dengan latar menara yang tampak megah di belakangnya.
Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menaiki lift menuju lantai observasi. Biasanya, dari balik kaca menara pengunjung dapat menikmati panorama kota Kuala Lumpur yang luas dari ketinggian. Namun sore itu hujan turun cukup deras, dan awan mendung menutup hampir seluruh pemandangan kota.
Beberapa saat kemudian hujan mulai mereda. Perlahan, garis-garis gedung mulai tampak dari balik kabut tipis. Di kejauhan terlihat siluet Merdeka 118 yang menjulang sebagai gedung tertinggi di Malaysia, serta menara kembar ikonik Petronas Twin Towers.
Menjelang waktu berbuka, rombongan diarahkan menuju restoran Orbit Revolving Dining. Di sana meja-meja telah tertata rapi untuk para tamu. Yang menarik, lantai tempat meja makan berada bergerak perlahan, membuat panorama kota terus berubah selama para pengunjung bersantap.
Di area buffet tersaji sekitar 70 jenis hidangan, mulai dari masakan lokal Malaysia hingga menu internasional. Sambil menunggu azan berkumandang, sebagian tamu memilih duduk di dekat jendela kaca, menikmati suasana senja yang perlahan berubah menjadi malam di atas kota Kuala Lumpur.
Usai berbuka, perjalanan dilanjutkan menuju lantai paling atas menara untuk menjajal Sky Box, sebuah kotak kaca transparan yang menggantung di tepi menara.
Dari titik ini, pengunjung dapat berfoto seakan melayang di udara dengan latar belakang gedung-gedung Kuala Lumpur yang berkilauan, khususnya yang paling mencolok seperti Petronas Twin Towers maupun Merdeka 118.
Di ketinggian itu, Kuala Lumpur terlihat begitu memukau. Lampu-lampu gedung mulai menyala satu per satu, memantulkan warna-warni cahaya yang indah di tengah malam. Hembusan angin di puncak menara menambah suasana syahdu, menutup pengalaman berbuka puasa yang tak biasa, di atas salah satu titik tertinggi kota.