Berita

Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube ABC News)

Dunia

Pernyataan Mengejutkan Trump: Seluruh Calon Pengganti Khamenei Sudah Tewas

KAMIS, 05 MARET 2026 | 13:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa para calon pemimpin baru Iran terus tewas di tengah operasi militer gabungan Amerika dan Israel yang masih berlangsung.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Rabu, 4 Maret 2026, Trump mengatakan kepemimpinan Iran saat ini sedang runtuh dengan cepat karena serangan militer yang menargetkan para tokoh penting negara tersebut.

“Kepemimpinan mereka runtuh dengan sangat cepat. Siapa pun yang ingin menjadi pemimpin akhirnya tewas,” kata Trump, dikutip dari The Hill, Kamis 5 Maret 2026.


Selain menargetkan tokoh penting, Trump juga mengklaim bahwa serangan tersebut berhasil menghancurkan kemampuan militer Iran, khususnya sistem persenjataan mereka.

“Rudal mereka sedang dimusnahkan dengan cepat. Peluncur rudal mereka juga sedang dihancurkan,” ujarnya.

Situasi di Iran semakin memanas setelah pemimpin tertinggi negara itu, Ayatullah Ali Khamenei, yang memimpin Iran selama sekitar 37 tahun, dilaporkan tewas dalam serangan di Teheran pada Sabtu lalu. Trump bahkan secara langsung mengomentari kematian Khamenei dalam wawancaranya dengan ABC News.

“Saya mendapatkannya sebelum dia mendapatkan saya,” kata Trump.

Beberapa hari setelah kematian Khamenei, ketegangan kembali meningkat ketika sebuah gedung yang menampung 88 anggota Assembly of Experts dibom. Dewan ulama tersebut saat itu sedang melakukan penghitungan suara untuk menentukan pengganti Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran.

Menurut laporan Axios, serangan itu terjadi saat proses pemilihan pemimpin baru Iran sedang berlangsung.

Sebelumnya, Trump juga menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran kemungkinan akan terus berlanjut selama empat hingga lima minggu ke depan.
Ia menyebut operasi tersebut sebagai demonstrasi kekuatan militer Amerika Serikat.

“Ini adalah demonstrasi besar dari kekuatan militer kami. Kami membangun kembali militer saat masa jabatan pertama saya, dan sekarang kami menggunakannya sedikit lebih banyak dari yang saya kira," ujarnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya