Berita

Serangan Israel ke Lebanon pada Rabu, 4 Maret 2026 (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Associated Press)

Global

Iran Ancam Serang Semua Kedubes Israel di Seluruh Dunia

KAMIS, 05 MARET 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Iran memperingatkan Israel agar tidak menyerang kedutaan Iran di Lebanon. Jika hal itu terjadi, Iran mengancam akan menargetkan semua kedutaan Israel di berbagai negara di dunia.

Peringatan keras ini disampaikan oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, pada Rabu, 4 Maret 2026. Ia mengatakan Israel sebelumnya mengancam akan menargetkan kedutaan Iran di Beirut, Lebanon. Menurutnya, jika ancaman itu benar-benar dilaksanakan, Iran akan menganggap semua kedutaan Israel sebagai target yang sah.

“Jika Israel menyerang kedutaan Iran, maka semua kedutaan rezim ini di seluruh dunia akan menjadi target yang sah,” ujar Shekarchi, dikutip dari The Jerusalem Post, Kamis 5 Maret 2026.


Ia juga menuduh Israel selama ini tidak memiliki batasan dalam melakukan operasi militer. Meski begitu, Shekarchi mengklaim Iran sejauh ini masih berusaha menghormati hukum internasional dalam setiap tindakannya.

Dalam pernyataannya, Shekarchi menegaskan bahwa Iran tidak memiliki konflik dengan sebagian besar negara di dunia. Ia mengatakan permusuhan Iran hanya terjadi dengan Amerika Serikat dan Israel.

“Selain Amerika Serikat dan Israel, Republik Islam Iran tidak memiliki konflik atau permusuhan dengan negara lain di dunia,” ujarnya.

Shekarchi menambahkan bahwa jika Israel benar-benar menyerang fasilitas diplomatik Iran di Lebanon, tindakan tersebut akan dianggap sebagai kejahatan. Hal itu, menurutnya, akan memberi alasan yang sah bagi Angkatan Bersenjata Iran untuk melakukan serangan balasan.

Ia juga menegaskan bahwa Teheran bertekad untuk menghadapi Israel dan para pendukungnya, termasuk Amerika Serikat, serta tidak akan mundur dari sikap tersebut.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya