Berita

Ilustrasi/Ist.

Kesehatan

Strategi Pilih Makanan Sehat Menghadapi Musim Kemarau dan Hujan

KAMIS, 05 MARET 2026 | 11:10 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Kondisi cuaca yang ekstrem, baik kemarau panjang maupun musim hujan, menuntut kewaspadaan tinggi dalam memilih asupan makanan.

Perubahan suhu dan kelembapan yang drastis sering kali memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari dehidrasi hingga penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi virus dan bakteri.

Saat matahari menyengat, risiko utama bagi tubuh adalah dehidrasi dan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, pola makan bijak adalah kunci utama menghadapi cuaca panas yang berkepanjangan.


1. Prioritas Hidrasi dan Elektrolit

Asupan cairan menjadi pondasi vital. Para ahli menyarankan minum minimal 2 hingga 2,5 liter air per hari.

Selain air putih, air kelapa alami merupakan pilihan tepat untuk menggantikan elektrolit yang hilang melalui keringat.

Konsumsi buah dengan kandungan air di atas 90 persen, seperti semangka, melon, jeruk, dan timun, juga sangat disarankan untuk mendukung keseimbangan tubuh.

2. Batasi Makanan Berat dan Manis

Di tengah suhu tinggi, tubuh sebaiknya tidak dibebani oleh makanan berlemak tinggi karena dapat memperlambat proses pencernaan.

Selain itu, minuman yang terlalu manis perlu dibatasi karena justru meningkatkan risiko dehidrasi ringan. Makanan bersifat "mendinginkan" seperti yoghurt, lidah buaya, dan mint dapat membantu menjaga keseimbangan termal tubuh.

3. Waspada Kebersihan Lingkungan

Musim kemarau panjang identik dengan debu yang beterbangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari jajanan terbuka yang rawan tercemar guna mencegah diare dan infeksi saluran pencernaan.

Memperkuat Imun di Musim Hujan

Sebaliknya, saat musim hujan tiba, cuaca lembap dan dingin membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit saluran pernapasan. Menjaga sistem imun menjadi prioritas melalui pemilihan superfood yang tepat.

1. Sayuran Hijau dan Rempah Alami

Bayam dan brokoli yang kaya vitamin A, C, dan E sangat penting untuk produksi sel darah putih. Selain itu, rempah seperti bawang putih dan jahe memiliki sifat antibakteri dan antivirus alami. Bawang putih berfungsi merangsang respons imun, sementara jahe efektif meredakan peradangan.

2. Sumber Protein Berkualitas

Kementerian Kesehatan RI menyarankan konsumsi protein seperti ikan, ayam, telur, dan daging tanpa lemak sebagai blok pembangun utama sel imun. Pilihan protein ringan lebih disarankan agar energi tubuh terjaga tanpa meningkatkan beban pencernaan yang berlebihan.

3. Keajaiban Sup Berkaldu

Mengonsumsi sup hangat berbasis sayur dan daging tidak hanya membantu menghidrasi tubuh, tetapi juga menjaga selaput lendir saluran pernapasan tetap sehat, yang merupakan kunci pertahanan pertama terhadap virus.

Dengan mengadopsi pola makan alami yang fokus pada hidrasi dan nutrisi pelindung, masyarakat dapat menekan angka penyakit musiman secara berkelanjutan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya