Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Permintaan Meningkat, Harga Emas Kembali Bersinar

KAMIS, 05 MARET 2026 | 07:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas bergerak menguat seiring meningkatnya permintaan aset safe-haven akibat ketegangan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang kian memanas. 

Selain faktor geopolitik, pelemahan Dolar AS setelah reli tajam sebelumnya turut memberikan napas lega bagi logam mulia ini.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,7 persen ke level 5.120,71 Dolar AS per ons, pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, memulihkan sebagian besar kerugian setelah sempat anjlok 4 persen pada sesi sebelumnya. 


Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman April ditutup meningkat 0,2 persen menjadi 5.134,70 Dolar AS per ons.

Kenaikan ini dipicu oleh kekhawatiran global pasca insiden tenggelamnya kapal perang Iran oleh militer AS dan aksi cegat rudal balistik oleh NATO. Situasi ini mempertegas peran emas sebagai pelindung nilai utama di masa ketidakpastian.

"Selama konflik dengan Iran masih berlangsung, harga emas akan terus tertopang," ujar Peter Grant dari Zaner Metals, yang optimistis emas akan segera mencetak rekor tertinggi baru.

Dari sisi ekonomi, pasar kini sedang mencermati data tenaga kerja AS yang beragam. Meskipun laporan ADP menunjukkan pertumbuhan sektor swasta yang lebih tinggi dari perkiraan, fokus utama investor tertuju pada rilis data *nonfarm payrolls* hari Jumat mendatang untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga.

Tak hanya emas, logam mulia lainnya juga ikut menghijau. Perak melesat 1,3 persen ke 83,07 Dolar AS. Platinum naik 2,8 persen ke level 2.141,71 Dolar AS, yang didorong oleh prediksi defisit pasokan global pada tahun 2026. Sedangkan paladium menguat 1,2 persen ke posisi 1.667,51 Dolar AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya