Berita

Sekjen Garda Satu, Solihin Pure (jaket biru), Ketua DPP Garda Satu Bidang Ekonomi, Hasan Musaad, dan tim Krakatau Steel menuju lokasi pembangunan SPPG di daerah 3T. (Foto: Dokumentasi Garda Satu)

Nusantara

Garda Satu Gandeng Krakatau Steel Bangun Dapur SPPG di Daerah Terpencil

RABU, 04 MARET 2026 | 23:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

DPP Garda Satu bersinergi dengan Krakatau Steel (KS) membangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah terpencil atau Daerah terdepan, terluar tertinggal (3T).

SPPG daerah terpencil tersebut berada di Kampung Kapadiri, Wawarnai dan Limalas, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.

“Mohon doanya agar proses pembangunan dapur SPPG daerah terpencil di Raja Ampat ini berjalan lancar dan segera beroperasi untuk kesehatan dan gizi anak-anak di wilayah ini, insya Allah. Aamiin,” kata Sekjen Garda Satu, Solihin Pure dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Rabu, 4 Maret 2026.


Lanjut, Solihin sesuai dengan arahan Ketua Umum DPP Garda Satu, Cak Abdul Rohim agar Garda Satu harus menjadi garda terdepan dalam mendukung program-program pemerintah.

"Nah, kali ini Garda Satu dengan tim Krakatau Steel kolaborasi membangun dapur SPPG daerah terpencil di Kabupaten Raja Ampat adalah bagian dari menjalankan misi Garda Satu dalam mendukung program pemerintahan Prabowo-Gibran,” jelasnya.

Solihin menjelaskan, misi Garda Satu pada poin ketujuh adalah kolaborasi dengan lembaga dan pemerintah. Bekerja sama dengan instansi pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan pihak swasta dalam mendukung program-program pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Untuk itu, lanjut Solihin Garda Satu siap berkolaborasi dengan seluruh pihak baik lembaga pemerintah maupun swasta untuk mensukseskan program-program pemerintahan di seluruh Indonesia, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Alhamdulillah di Papua Barat Daya, Kabupaten Raja Ampat sudah mulai berjalan pembangunan dapur SPPG daerah terpencil (3T), insya Allah akan menyusul di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, dan tanah kelahiran saya di Kabupaten Alor, NTT dalam waktu dekat ini,” pungkas Solihin.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya