Berita

Siswa SMPN 2 Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Tak Benar MBG Ganggu Anggaran Pendidikan

RABU, 04 MARET 2026 | 19:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Informasi Makan Bergizi Gratis (MBG) mengganggu anggaran Pendidikan merupakan narasi tendensius yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Garuda Institute, Irvan Mahmud menilai, anggaran pendidikan nasional dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp769 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp724 triliun. 

"Narasi yang menyebut MBG memotong anggaran pendidikan sangat tidak sesuai fakta," ujar Irvan RMOL, Rabu 4 Maret 2026.


Kritik dari sejumlah pihak yang mempersoalkan komponen anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) memangkas anggaran pendidikan sebesar Rp223,5 triliun, telah melalui proses pembahasan di DPR  dan disepakati bersama antara pemerintah dan seluruh fraksi.

Di samping itu, data yang Irvan peroleh juga menjelaskan, tunjungan guru ASN Daerah tahun 2024 hanya Rp70 triliun, sekarang menjadi 74,7 triliun. Sementara anggaran infrastruktur dan revitalisasi sekolah naik dari Rp21,24 triliun pada 2024 menjadi 23,06 triliun pada 2026.

“Kalau ada yang mengatakan guru-guru tidak diperhatikan, itu hoaks sebab anggaran justru bertambah,” sambungnya.

Irvan melanjutkan bahwa kewenangan guru honorer ada di pemerintah daerah, tetapi pemerintah pusat mengambil peran aktif melalui pemberian tambahan insentif. 

“Sejak 2005 sampai 2025 insentif guru honorer stagnan, baru naik di zaman Presiden Prabowo, menjadi Rp400 ribu,” kata Irvan.

Selain itu, tunjangan guru non-ASN juga naik dari Rp1,5 juta tahun 2025 naik menjadi Rp2 juta pada tahun 2026.

“Dari angka-angka tersebut, sangat jelas anggaran MBG tidak mengganggu pendidikan,” demikian Irvan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya