Berita

Duta Besar Australia untuk ASEAN, Tiffany McDonald. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

ASEAN Mitra Dagang Terbesar Kedua Australia

RABU, 04 MARET 2026 | 14:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Australia memandang ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dan kekuatan kawasan yang memainkan peran penting dalam membentuk tatanan yang tangguh, terbuka, dan makmur.

Demikian dikatakan Duta Besar Australia untuk ASEAN, Tiffany McDonald melalui keterangannya merespons dinamika global yang berkembang selama beberapa hari ini.

Menurut McDonald, dari sisi geografis, kedekatan Australia dengan Asia Tenggara turut memperkuat ikatan tersebut. 


Ia menyebut titik paling selatan Indonesia hanya berjarak beberapa ratus kilometer dari Australia. Sementara anggota terbaru ASEAN, Timor-Leste, dapat ditempuh kurang dari dua jam penerbangan.

“Artinya, ketika kita memikirkan kemakmuran kita, kita memikirkannya dalam konteks kemakmuran ASEAN,” kata McDonald, dikutip Rabu 4 Maret 2026.

Secara ekonomi, ASEAN kini menjadi mitra dagang terbesar kedua Australia dengan nilai perdagangan dua arah pada 2024 melampaui 195 miliar dolar AS. 

ASEAN juga tercatat sebagai blok perdagangan terbesar kelima di dunia dan diproyeksikan naik ke posisi keempat pada 2040.

Peningkatan kerja sama itu didorong oleh strategi Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040 yang diluncurkan pada 2023, bertepatan saat Indonesia menjabat sebagai Ketua ASEAN. 

Strategi tersebut, kata McDonald, telah menambah nilai perdagangan lebih dari 6 miliar dolar AS dan menghadirkan investasi baru lebih dari 2 miliar dolar AS.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Australia juga mengalokasikan 204 juta dolar AS melalui program Aus4ASEAN Futures untuk memastikan Kemitraan Strategis Komprehensif benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat ASEAN.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya