Berita

Duta Besar Australia untuk ASEAN, Tiffany McDonald. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Suara Kolektif Australia-ASEAN Penting untuk Jaga Stabilitas Kawasan

RABU, 04 MARET 2026 | 13:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah dinamika global yang makin kompleks, komitmen Australia dan ASEAN untuk menghormati kedaulatan dan menyelesaikan sengketa secara damai dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas kawasan.

Hal tersebut dikatakan Duta Besar Australia untuk ASEAN, Tiffany McDonald saat merespons dinamika global yang berkembang selama beberapa hari ini.

Ia menegaskan, bagi Australia, kemitraan dengan ASEAN tidak hanya bertumpu pada kepentingan ekonomi, tetapi juga pada aspek keamanan bersama yang saling berkaitan erat.


Mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, Dubes McDonald menyebut kekuatan Australia dan ASEAN terletak pada suara kolektif yang mampu menggema di seluruh kawasan.

“Kekuatan Australia dan kekuatan ASEAN terletak pada suara kolektifnya, yang bergema di seluruh kawasan ketika berbicara tentang pentingnya kedaulatan dan aturan hukum,” kata McDonald dalam keterangannya, Rabu 4 Maret 2026.

“Suara tersebut kini semakin penting. Kita bersama-sama membentuk kawasan di mana kedaulatan dihormati dan perselisihan dikelola secara damai. Kita berbagi visi ASEAN tentang kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera,” lanjutnya.

McDonald juga mengingatkan bahwa hubungan Australia dan ASEAN telah terjalin lama. 

Australia merupakan mitra dialog pertama ASEAN. Bahkan pada 1974, pemerintah Australia telah menyatakan ASEAN sebagai mitra paling berpengaruh dibanding organisasi kawasan lainnya.

Relasi tersebut semakin erat ketika pada 2021 kedua pihak sepakat meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya