Berita

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (Foto: RMOL)

Politik

Surya Paloh Pastikan RI Masih di BoP usai Diskusi dengan Prabowo

RABU, 04 MARET 2026 | 11:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memastikan bahwa hingga saat ini Indonesia masih berada dalam Board of Peace (BoP). 

Penegasan itu disampaikannya usai mengikuti diskusi Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam, 3 Februari 2026.

Menurutnya, posisi Indonesia belum berubah, tetap mempertahankan keanggotaan di BoP sembari membuka ruang evaluasi apabila terdapat perkembangan baru.


"Sampai hari ini barangkali masih dalam posisi seperti itu, kecuali ada perkembangan bersama beberapa negara lain nanti, mengevaluasi ulang kembali arti keberadaan Indonesia di BoP bersama beberapa negara lainnya," ujarnya.

Surya Paloh menambahkan, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo kembali menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang konsisten pada prinsip bebas dan aktif. 

Sikap itu dinilai tetap menjadi landasan utama dalam merespons dinamika global, termasuk isu Palestina.

"Beliau (Prabowo) menegaskan kembali bagaimana mempertahankan politik bebas dan aktif, rasa simpati dan empati yang besar terhadap bagaimana perjuangan rakyat Palestina tadi ditegaskan kembali," lanjutnya.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya sebelumnya meminta pemerintah keluar dari BoP setelah mengutuk serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. 

MUI menilai keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak efektif dalam mewujudkan perdamaian sejati di Palestina.

"Presiden Prabowo perlu memperhitungkan kembali keberadaan Indonesia sebagai anggauta BoP. Sikap yang sama seharusnya juga dilakukan oleh negara-negara muslim lainnya. BoP tidak berguna untuk menciptakan perdamaian dan apalagi memerdekakan Palestina,” kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, Selasa, 3 Februari 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya