Berita

Menlu Sugiono (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Sugiono Kontak AS dan Iran, Tawarkan RI Fasilitasi Dialog Damai

RABU, 04 MARET 2026 | 07:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa Indonesia telah melakukan komunikasi langsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Iran di tengah eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah. 

"Saya berkomunikasi dengan kedua belah pihak, pihak AS dan pihak Iran. Kita tunggu bagaimana nanti, karena dia mengatakan akan lihat situasinya beberapa hari dan beberapa minggu ke depan," ujar Sugiono usai menghadiri diskusi Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam, 4 Februari 2026. 

Ia juga mengungkapkan telah menyampaikan secara langsung niat Indonesia memediatori konflik di Iran. Menlu Sugiono juga menekankan pentingnya seluruh pihak kembali ke meja perundingan sebagai jalan keluar terbaik meredakan ketegangan.


"Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau (Araghchi) terima," kata dia.

Menurutnya, langkah diplomatik ini dilandasi komitmen Indonesia untuk mengambil peran aktif dan konstruktif dalam merespons konflik global. Namun mediasi hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak yang berkonflik menyatakan kesediaan untuk difasilitasi.

"Yang pasti Indonesia ingin ada dalam posisi bahwa bagaimana kita bisa menjadi jembatan perbedaan, menawarkan kesiapan kita, menawarkan diri kita," tegasnya. 

Situasi di Timur Tengah memanas setelah Israel dan AS melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu pekan lalu, 28 Februari 2026 yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan ke Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di kawasan tersebut. 

Indonesia menyatakan penyesalan atas gagalnya perundingan yang berujung pada eskalasi militer dan menyerukan semua pihak menahan diri serta mengedepankan dialog dan diplomasi sebagai solusi.

Selain itu, Indonesia menyatakan kesiapan Presiden Prabowo untuk memfasilitasi dialog guna mendorong terciptanya kembali situasi keamanan yang kondusif.

"Dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri pekan lalu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya