Berita

Ilustrasi, Negara Diprediksi Paling Aman dari Perang (Sumber: Gemini Generated Image)

Dunia

7 Negara Diprediksi Paling Aman dari Perang

SELASA, 03 MARET 2026 | 17:03 WIB | OLEH: TIFANI

Rangkaian serangan udara di Timur Tengah memicu lonjakan tajam ketegangan geopolitik. Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). 

Situasi semakin memanas ketika Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Salah satu target utama adalah Markas Armada Ke-5 Angkatan Laut AS di Bahrain.

Serangan juga dilaporkan menyasar pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), dan Irak sebagai respons atas operasi gabungan Israel–AS. Rangkaian aksi saling serang ini memperbesar kekhawatiran akan meluasnya konflik menjadi perang berskala global.


Mengutip The Economic Times, berikut daftar negara yang diprediksi aman jika perang atau konflik global pecah. Daftar negara paling aman dari perang ini disusun berdasarkan netralitas politik, letak geografis yang terisolasi, serta minimnya keterlibatan dalam konflik global.

1. Indonesia

Indonesia masuk dalam negara yang diprediksi aman jika perang atau konflik global meletus. Negara Indonesia masuk dalam daftar berkat prinsip politik luar negeri bebas aktif. 

Indonesia tidak tergabung dalam pakta militer besar dan menempatkan diri sebagai negara non-blok. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, posisi geografis Indonesia juga dinilai memberi keuntungan strategis. 

Namun, faktor stabilitas kawasan dan dinamika geopolitik Asia tetap menjadi variabel penting.

2. Bhutan

Bhutan menyatakan sikap netral sejak bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1971. Negara kecil di kawasan Himalaya ini memiliki benteng alami berupa pegunungan tinggi.

Populasinya yang relatif kecil dan kebijakan luar negeri yang hati-hati turut memperkecil risiko keterlibatan langsung dalam konflik global.

3. Chile

Chile juga masuk dalam daftar negara yang diprediksi aman jika perang atau konflik global pecah. Negara ini dinilai memiliki ketahanan sumber daya yang baik. 

Produksi pertanian dan cadangan mineral yang beragam membuat negara ini berpotensi bertahan dalam situasi krisis global. Letaknya di ujung barat Amerika Selatan juga menjauhkan Chile dari pusat konflik utama di belahan bumi utara.

4. Fiji

Fiji merupakan negara kepulauan di Pasifik Selatan yang berjarak sekitar 2.700 mil dari Australia. Lokasinya yang terpencil menjadi faktor utama dalam daftar ini.

Fiji memiliki sekitar 6.000 personel militer serta sumber daya alam seperti hutan, mineral, dan perikanan yang dapat menunjang kebutuhan domestik saat krisis.

5. Selandia Baru

Selandia Baru menempati posisi tinggi dalam Indeks Perdamaian Global. Negara ini dikenal mempertahankan sikap netral dalam banyak konflik internasional.

Selain itu, kondisi geografis berupa pegunungan dan lokasinya yang jauh dari pusat ketegangan global membuatnya relatif lebih aman dari potensi serangan langsung.

6. Swiss

Netralitas Swiss sudah menjadi identitas nasional sejak Perang Dunia II. Negara ini secara konsisten menghindari keterlibatan dalam konflik militer internasional.

Secara geografis, Swiss dikelilingi Pegunungan Alpen yang memberi perlindungan alami. Infrastruktur pertahanan sipilnya juga dikenal kuat.

7. Islandia

Islandia disebut sebagai negara yang paling aman. Letaknya yang terpencil di Atlantik Utara membuatnya minim risiko menjadi sasaran langsung konflik militer besar.

Islandia juga kerap masuk daftar negara paling damai di dunia dan tidak memiliki sejarah panjang keterlibatan dalam perang berskala global. Isolasi geografis menjadi benteng utamanya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya