Berita

Gedung KPK (Dokumen RMOL)

Hukum

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

SELASA, 03 MARET 2026 | 13:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus memburu sejumlah pihak lain dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terkait dugaan korupsi pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, tim penyelidik masih bergerak di lapangan untuk menelusuri dan mencari pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Proses penanganan saat ini masih berada pada tahap penyelidikan tertutup.

"Kami mengimbau agar para pihak-pihak dimaksud bisa kooperatif, sehingga dapat membantu dalam proses penanganan perkara ini bisa berjalan secara efektif," kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa siang, 3 Maret 2026.


Menurut Budi, keberadaan dan keterangan dari sejumlah pihak lain dinilai penting untuk melengkapi konstruksi perkara yang tengah didalami penyidik. KPK juga membuka kemungkinan adanya pihak tambahan yang akan diperiksa lebih lanjut.

"Saat ini tim masih terus melakukan pencarian terhadap pihak-pihak lain yang memang keberadaan ataupun keterangannya dibutuhkan oleh tim untuk melengkapi keterangan-keterangan lainnya yang sudah diperoleh, baik dari pihak-pihak yang sudah dibawa ke Jakarta maupun pihak-pihak yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Pekalongan," tegasnya.

Di sisi lain, pemeriksaan intensif juga masih berlangsung di wilayah Pekalongan. KPK belum memutuskan apakah pihak-pihak yang kini diperiksa di daerah akan turut dibawa ke Jakarta.

"Kemudian yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif juga di Pekalongan ini nanti kita akan tunggu perkembangannya apakah kemudian dibutuhkan untuk juga turut serta dibawa ke Jakarta atau seperti apa nanti kita akan sampaikan perkembangannya," jelas Budi.

Terkait barang bukti dalam OTT tersebut, Budi memastikan akan membeberkannya secara lengkap setelah proses pemeriksaan lapangan rampung.

"Termasuk barang bukti nanti kami akan sampaikan secara lengkap apa saja, karena memang tim saat ini juga masih ada yang di lapangan sedang melakukan pemeriksaan kepada beberapa pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan juga beberapa pihak swasta lainnya," pungkasnya.

Dalam OTT yang digelar Selasa dinihari, 3 Maret 2026, KPK mengamankan tiga orang, yakni Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, ajudan bupati, dan orang kepercayaan Bupati Fadia. Ketiganya saat ini masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya